Kota Tenggarong (Tangga Arung) kemudian menjadi pusat pemerintahan bagi Kesultanan Kutai sejak masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Muslihuddin (1780-1816 M) hingga berakhirnya Kesultanan Kutai pada tahun 1960.
Aji Imbut Sultan Pertama yang Dimakamkan di Kompleks Pemakaman
Aji Imbut (Sultan Aji Muhammad Muslihuddin) menjadi sultan pertama yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. Dia wafat pada tahun 1838 Masehi.
Beberapa sultan lain yang tercatat dimakamkan di kompleks ini yaitu Aji Muhammad Salehuddin (1816-1845 M), Aji Muhammad Sulaiman (1850-1899 M), dan Aji Muhammad Parikesit (1920-1960 M).
Selain para sultan tersebut, turut dimakamkan para istri dan putra-putri mereka.
Terdapat pula sejumlah ulama Kesultanan yang turut dimakamkan dalam kompleks ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka dalam mensyiarkan ajaran Islam di lingkungan Keraton.
Keberadaan kompleks Makam Kesultanan Kutai ini menjadi suatu indikasi akan adanya upaya untuk menyatukan makam Kesultanan Kutai dalam satu lokasi.
Meski demikian, terdapat beberapa pengecualian, karena terdapat sejumlah situs makam yang terpisah dari kompleks ini.
Salah satu makam yang terpisah adalah makam Sultan Muhammad Alimuddin (1899-1910 M). Makam sultan ini terdapat di perbukitan Kampung Melayu Tenggarong.
Ada pula makam Panglima Legendaris Kesultanan Kutai, Awang Lor, yang gugur dalam perang melawan Belanda dan dimakamkan di Kelurahan Sukarame serta Pangeran Notonegoro, pemangku jabatan sultan semasa Aji Muhammad Parikesit masih kecil, yang dimakamkan di belakang Markas Kompleks makam raja-raja Kutai telah ada sejak Raja Aji Imbut atau H. Muhammad Muslihudin.
Kompleks makam ini adalah kompleks makam Kesultanan Kutai Kartanegara mulai dari Sultan Muhammad Idris sampai dengan Sultan Parikesit.
Sultan Muhammad Idris merupakan sultan yang paling tua, wafat tahun 1208 H dan yang paling muda Sultan parikesit wafat 1312 H.
Nisan-nisan makam tersebut sudah banyak yang diganti, bukan nisan aslinya lagi.
Tipe nisan yang ada memperlihatkan tipe Aceh dan Bugis.
Artikel Terkait
Sejarah Kalimantan Timur Lengkap. Berdasarkan Hikayat Banjar, Sultan Makassar Pernah Pinjam Tanah untuk Dagang
Mengenal Apa itu Tari Hudoq Mahakam Ulu Kalimantan Timur ! Bagaimana Cara Menuju Mahakam Ulu Kaltim ?
Pesona Karts Sangkulirang Mangkalihat Kutai Timur Kalimantan Timur. Cara Menuju Karts Sangkulirang Mangkalihat
Lokasi Wisata Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan Kalimantan Timur Sangat Indah dan Punya Ciri Khas
Sejarah Samarinda dari Masa Kerajaan Sampai VOC ! Ternyata, Ibu Kota Kalimantan Timur Ini Berkembang dari 3 Kampung Pemukiman Suku Kutai Puak Melanti
Sungai Karang Mumus Saksi Peradaban Samarinda Kalimantan Timur. Masih Dijumpai, Peninggalan Bangunan Bersejarah yang Ditinggalkan oleh Warga Tionghoa
Tugu Kebangunan Nasional Indonesia Samarinda Kalimantan Timur ! Cagar Budaya Untuk Melengkapi Gedung Nasional Sebagai Tempat Perjuangan Bersejarah
Mengenal Masjid Keramat Banua Halat Kalimantan Selatan ! Salah Satu Masjid Tertua di Kalsel yang Punya Daya Tarik Tiang Kayu Ulin Berposisi Miring
Sejarah Masjid Pusaka Banua Lawas Kalimantan Selatan ! Dibangun Atas Prakarsa Khatib Dayan dan Sultan Abdurrahman, Dibantu Tokoh-tokoh Dayak Islam