"Selain itu, kami juga terus berkoordinasi untuk memastikan mengenai infrastruktur pendukung seperti ruang kantor, infrastruktur jaringan, dan sistem yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan peran pegawai ASN yang ada di IKN dan efektivitas komunikasi dengan kantor yang masih ada di Jakarta,” tandas Anas.
Selain menerapkan konsep kota pintar atau smart city, tata kelola pemerintahan di IKN Nusantara juga didukung dengan green design, green building, serta green open space.
Di IKN, Anas menjelaskan bahwa penerapan shared services berupa pusat pelayanan berbagi pakai yang efektif dilakukan melalui penerapan sistem kerja yang fleksibel dan kolaboratif didukung penerapan shared office, shared system, serta fasilitas pendukung kerja dan mobilitas yang memadai.
Penerapan shared office, yaitu pengelolaan fasilitas gedung dan bangunan secara terpadu, dengan pemanfaatan secara bersama dengan menyediakan co-working space bagi ASN maupun tamu.
(*)
Artikel Terkait
Ditetapkan Jadi IKN, Pengunjung Kalimantan Timur Melonjak Hingga 300 Persen tahun 2022 ini
Akhir Tahun, Hutama Karya Raih 5 Proyek Strategis Senilai Rp 4 Triliun. Sejumlah Bangunan Vital di IKN Siap Digarap
Masyarakat Dayak Dukung Prabowo Gibran Untuk Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Presiden Jokowi. Panglima Jilah : Besar Harapan IKN Dapat Berpengaruh
Sapa Ribuan Masyarakat Kalsel, Prabowo Subianto : Masa Depan Indonesia Ada di Kalimantan, Karena Itu IKN di Kalimantan
Paparkan Perkembangan Pembangunan IKN di Seminar Nasional HPN 2024, Bambang Susantono : IKN Akan Menjadi Sustainable City
Siapa Saja Anggota Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi ? Baru Diumumkan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono