“Terima kasih sekali sudah bantu saya, maafkan jika saya merepotkan,” ucapnya sungkan.
Pensiun Dini Karena Sakit Syaraf Kejepit
Azizah sebelumnya adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Magelang, Jawa Tengah.
Dia terpaksa mengajukan pensiun dini karena sakit syaraf kejepit yang dideritanya.
“Saya itu harusnya berangkat haji tahun lalu, tapi Qadarullah saya diberi sakit syaraf kejepit yang membuat saya tidak bisa melakukan aktivitas apa-apa, semua dibantu oleh suami yang sabar mengurus saya,” tutur alumni UIN Sunan Kalijaga ini bercerita.
Tidak hanya Azizah, sang suami yang merupakan tenaga honorer, terpaksa juga mengundurkan diri.
Sebab, doa harus mengurus keperluan istrinya.
Sekarang, mereka berdua tengah berusaha mengembangkan usaha kecil-kecilan untuk membiayai kehidupan keluarganya.
“Apapun kondisi yang ditakdirkan Allah, saya terima dan ikhlas menjalaninya. Saya bersyukur sekali akhirnya saya dan suami bisa ke Tanah Suci. Kami penuhi panggilan-Nya dengan kondisi kami yang terbatas ini,” ucapnya dengan mata basah.
Menurutnya, jika memang sudah panggilan Nya untuk ke Tanah Suci, akan dikasihNya jalan dengan cara apapun.
Azizah lalu bercerita bahwa tahun lalu dia tidak bisa berangkat haji karena sakit.
Uang tabungan pun habis untuk berobat. Bahkan, saya sempat koma selama tiga hari karena tekanan darah tinggi.
“Akibat koma itu, saya kehilangan sebagian besar ingatan saya,” tambah Azizah.
“Saya lupa semua bacaan dan cara salam. Saya cuma ingat surat AlFatihah. Saya juga lupa tentang keluarga dan saudara-saudara saya, beruntung keluarga sangat mendukung dan pelan-pelan mengajarkan saya cara dan bacaan salat,” ujarnya.
Artikel Terkait
Ada Hal yang Harus Dilakukan Jemaah Haji Indonesia saat Tiba di Bandara Arab Saudi. Ketahui Alur Kedatangan Fast Track dan Non Fast Track
Bisa Ditindak Askar ! Ini 6 Hal yang Harus Dihindari oleh Jemaah Haji Indonesia saat di Tanah Suci
Kisah Jemaah Haji Indonesia Usia 93 Tahun Didampingi Anaknya ke Tanah Suci. Daftar Selisih 6 Tahun, Berangkat Bareng di Tahun 2024
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024 Nurjanah dan Nenek Ummi. Daftar Haji 12 Tahun Lalu dari Hasil Panen Kebun, Kini Terbantu Layanan Prioritas Lansia
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024: Inspiratif, Walau Tak Bisa Melihat dan Menunggu 14 Tahun, Nek Sajeriah Sangat Bahagia Berangkat Ibadah ke Tanah Suci
Kisah Mbah Bardan Jemaah Haji Indonesia Usia 92 Tahun. Rindu Mendiang Istri Tercinta, Pernah Berjanji Bersama ke Tanah Suci. Mendaftar Haji Sejak 2013
Tata Cara Masuk ke Raudhah saat Ibadah Haji 2024. Wajib Singgah, Rasulullah SAW Pernah Menyebut Raudhah Taman Surga. Area Mustajab untuk Berdoa
Guru Ngaji Musalla Berangkat Haji Sekeluarga Tahun 2024. Sholihan : Alhamdulillah, Setelah 12 Tahun Kami Bisa Pergi Haji