Analisis Associated Press terhadap lebih dari selusin video dan foto dari lokasi rapat umum Trump, serta citra satelit dari lokasi tersebut, menunjukkan si penembak berhasil mencapai jarak yang sangat dekat ke panggung tempat mantan presiden itu berpidato.
Sebuah video yang diunggah ke media sosial dan diberi lokasi geografis oleh AP menunjukkan jasad seseorang yang mengenakan kamuflase abu-abu tergeletak tak bergerak di atap sebuah gedung di AGR International Inc., sebuah pabrik manufaktur di sebelah utara lokasi Butler Farm Show tempat rapat umum Trump diadakan.
Atap tempat orang itu berbaring berjarak kurang dari 150 meter (164 yard) dari tempat Trump berbicara, jarak yang memungkinkan penembak jitu yang baik untuk menembak sasaran seukuran manusia.
Sebagai referensi, 150 meter adalah jarak yang harus ditempuh oleh rekrutan Angkatan Darat AS untuk menembak siluet seukuran manusia agar memenuhi syarat untuk menggunakan senapan M-16.
Banyak anggota Partai Republik yang dengan cepat menyalahkan kekerasan itu pada Biden dan sekutunya, dengan alasan bahwa serangan berkelanjutan terhadap Trump sebagai ancaman terhadap demokrasi telah menciptakan lingkungan yang beracun.
Mereka secara khusus menunjuk pada komentar yang disampaikan Biden kepada para donor pada tanggal 8 Juli, yang mengatakan "sudah waktunya untuk menempatkan Trump di sasaran."
Tidak ada informasi langsung tentang penembak atau motivasi mereka.
Aksi Unjuk Rasa Diganggu oleh Tembakan
Trump tengah menunjukkan bagan nomor penyeberangan perbatasan saat tembakan yang tampak mulai terdengar tepat setelah pukul 6:10 malam.
Butuh waktu dua menit sejak tembakan pertama dilepaskan hingga Trump dapat ditempatkan di dalam SUV yang menunggu.
Saat Trump berbicara, terdengar suara letupan, dan mantan presiden itu menempelkan tangan kanannya ke telinga kanannya, sementara orang-orang di tribun di belakangnya tampak terkejut.
Saat suara letupan pertama terdengar, Trump berkata, "Oh," dan memegang telinganya saat dua letupan lagi terdengar dan dia berjongkok. Tembakan lainnya terdengar kemudian.
Seseorang terdengar berkata di dekat mikrofon di mimbar Trump, "Turun, turun, turun, turun!" saat para agen menyerang mantan presiden itu.
Mereka menumpuk di atasnya untuk melindunginya dengan tubuh mereka, sebagaimana protokol pelatihan mereka, sementara agen-agen lain mengambil posisi di atas panggung untuk mencari ancaman.
Teriakan terdengar di antara ribuan orang.
Artikel Terkait
Joe Biden Ucapkan Selamat Langsung ke Prabowo sebagai Presiden Terpilih Lewat Seluler
Apa itu Clash of Champions Ruangguru yang Lagi Viral ? Inilah 50 Daftar Peserta Clash of Champions Ruangguru Mahasiswa Luar Negeri dan Indonesia
Cara Daftar Vaksin Meningitis dan Yellow Fever Online di Sinarkes. Ini Alur Pelayanan Vaksin Meningitis, Yellow Fever dan Vaksin Internasional di KKP