"Sementara yang lain akan kita dalami, karena kita dapat informasi baru masuk ke KDD terkait dengan viral-viral. Ternyata ada yang merasa menjadi korban itu yang akan kita dalami," tandasnya.
Dalam berkas itu penyidik turut menguraikan modus tersangka IWAS sebagai penyandang disabilitas tuna daksa dalam melakukan perbuatan pidana asusila terhadap korban.
Modus tersebut dilakukan tersangka dengan mengandalkan komunikasi verbal yang dapat mempengaruhi psikologi korban.
"Kronologinya secara singkat bahwa pertemuan ini tidak sengaja bertemu di teras Udayana. Si korban bercerita mengungkapkan perasaannya yang dilalui. Lama-lama si pelaku mendengarkan terjadilah pembicaraan di sana," terang Syarif.
"Sehingga ada perkataan yang membuat si korban ini merasa kalau saya tidak menuruti apa yang disampaikan oleh pelaku, kalau tidak mengikuti permintaan akan bongkar aib (korban). Terjadilah perbuatan apa apa pelecehan seksual itu," tambahnya.
Terkait kasus ini, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
KemenPPA: Korban Harus Berani Speak Up
Dalam kesempatan berbeda, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPA, Ratna Susianawati mengapresiasi korban yang berani angkat bicara atau speak up dalam kasus kekerasan seksual di NTB.
"Kami mengapresiasi korban yang berani speak up," tegas Ratna saat ditemui awak media di Jakarta, pada Rabu, 4 Desember 2024.
Ratna menyebut KemenPPA berkoordinasi dengan UPTD PPA setempat untuk melakukan pendampingan psikologis kepada korban untuk proses pemulihan.
Di sisi lain, Ratna juga meminta pihak kepolisian untuk bergerak cepat dalam mengungkap dugaan kasus pelecehan seksual oleh tersangka penyandang disabilitas di Mataram, NTB.
"Kami juga mengapresiasi kerja-kerja cepat (polisi), termasuk lembaga-lembaga masyarakat di sana, dan juga pekerja sosial," tegasnya.
Terkait upaya pelaporan korban soal kasus pelecehan seksual di NTB, ternyata juga ada kaitannya dengan langkah awal pengungkapan pelanggaran hukum.
Artikel Terkait
Ada Fakta Baru Anak Tusuk Ayah dan Nenek Hingga Tewas, serta Ibu Terluka ! Terungkap Sifat Pelaku, Kronologis dan Ancaman Hukumannya
Imbau Gus Miftah Minta Maaf, Gerindra Sampai Upload Video Prabowo ! Imbas Viral Video Gus Miftah Hina Tukang Es Bakul di Magelang Dengan Kata G*BL*K
Dengan Kerendahan Hati, Gus Miftah Minta Maaf ke Bapak Penjual Es Teh Bakul di Magelang! Usai Viral Video Gus Miftah Hina Tukang Es Dengan Kata G*BL*K
Saat Tiba di Kupang NTT, Presiden Prabowo Subianto Sapa Warga, Foto Bareng Ibu-ibu dan Anak
Sambut Presiden Prabowo Subianto di NTT, Warga Kupang Optimistis dengan Program Makan Bergizi Gratis Terlaksana Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Subianto Bertemu Para Pimpinan Perusahaan Amerika Serikat di Istana Negara, Puji Kinerja Kabinet Merah Putih
Produksi Pangan Naik, Presiden Prabowo Subianto Harap Indonesia Tak Impor Beras Tahun 2025
Salut ! Wujud Kepedulian Tinggi Terhadap Kelestarian Satwa Gajah, Presiden Prabowo Subianto Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektare untuk Konservasi
Cek Hasil Drawing & Jadwal Piala Pertiwi 2024 Kategori U-17 dan Senior yang Diumumkan oleh PSSI
Hasil Pilkada Sintang 2024 Resmi KPU ! Perolehan Suara Gregorius Bala-Florensius Ronny Menang dari Didit Surahmayadi-Melkianus & Heri Jambri-Supranto
4 Fakta Terbaru Kasus Anak Tusuk Ayah dan Neneknya Hingga Tewas di Jaksel, Salah Satunya Soal Rekaman CCTV dari Rumah Tetangga
Targetkan 2.000 Peserta Baru, Soca Interact Season 2 Kini Siap Tampilkan Speaker Hebat di Panggung AI Magic Show
Waduh, Ketika Presiden Prabowo Subianto Ingin Hemat Rp15 T dari Dana Perjalanan Dinas Luar Negeri, Para Menteri Justru Ramai Minta Tambah Anggaran
4 Fakta Kontroversi Gus Miftah Hina Penjual Es Teh Bakul di Magelang ! Klarifikasi dan Temui Langsung Sunhaji Seusai Dapat Kecaman Publik
Datang ke Pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di UMK NTT, Presiden Prabowo Subianto : Muhammadiyah Berhasil Mendidik dan Membesarkan Kader
Di Pembukaan Sidang Tanwir dan Milad Muhammadiyah ke-112, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Rakyat Pasti Bahagia Kalau Pemerintah Bersih
Ingin Pemerintahan Bersih dan Korupsi Hilang, Presiden Prabowo Subianto : Saya Ditertawakan, Diejek
DAD Kalbar Ucap Selamat atas Kemenangan Dadi Sunarya-Malin di Pilbup Melawi 2024. Ketua DAD Kalbar Cornelius Kimha : Tunaikan Janji dan Program
KPU Putuskan Hasil Pilkada Melawi 2024, Perolehan Suara Dadi Sunarya-Malin Unggul Telak. Ini Kata Ketua Tim Pemenangan Paslon DAMAI
Presiden Prabowo Subianto Minta Pejabat Hemat Biaya Perjalanan Dinas: Bisa untuk Perbaiki Sekolah hingga Makan Bergizi Gratis