Ini 3 Perusahaan Asing di Balik Coretax DJP ! Salah Satunya Sempat Diduga Ikut Manipulasi Pajak Hingga Kegagalan Audit

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Minggu, 12 Januari 2025 | 15:51 WIB
Perusahaan asing yang terlibat dalam proyek Coretax DJP. (Kalimantansatu.com/Dok. Pajak.go.id)
Perusahaan asing yang terlibat dalam proyek Coretax DJP. (Kalimantansatu.com/Dok. Pajak.go.id)

Baca Juga: Cerita Politisi dan Artis Indonesia Uya Kuya Saat Kejadian Kebakaran Los Angeles ! Kobaran Api Terlihat dari Rumahnya

Selain di Inggris dan Austria, pada September 2024, Komisi Regulasi Sekuritas China menjatuhkan denda pada PwC sebesar 441 juta yuan atau sekitar Rp958 miliar dan larangan beroperasi selama 6 bulan.

Pasalnya, perusahaan tersebut dianggap telah membiarkan penipuan yang dilakukan Evergrande dalam audit laporan keuangan tahunan dan membantu penerbitan obligasi pada 2019 hingga 2020.

Menurut pihak berwenang, tindakan PwC tak hanya merupakan bentuk kegagalan audit, tapi menutupi hingga membiarkan penipuan keuangan Hengda Real Estate, anak perusahaan Evergrande.

LG CNS Qualysoft Consortium

Perusahaan Korea Selatan dan Austria ini ditunjuk oleh PwC untuk mengurusi sistem integratornya.

LG CNS Qualysoft menjadi penyedia aplikasi, baik itu untuk perangkat lunak maupun perangkat keras.

Baca Juga: Berkaca dari Pemecatan STY, Ini Daftar Pelatih di Eropa yang Pernah Bawa Timnasnya Juara Setelah Bertahun-tahun Bangun Skuad Terbaik

Nilai proyek yang dipegang oleh LG CNS Qualysoft untuk Coretax ini paling besar, yaitu Rp1,22 T.

Deloitte Consulting

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa profesional dunia ini juga bergabung dengan proyek Coretax DJP.

Memiliki kantor pusat di London, Inggris, Deloitte bersama dengan PT Towers Watson Indonesia akan menjadi pihak yang bertanggung jawab untuk pengadaan jasa konsultasi manajemen.

Total nilai proyek keduanya adalah Rp129 miliar.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X