Beri Pengarahan ke 1.004 Komandan Satuan TNI, Presiden Prabowo Subianto : Negara yang Sejahtera Harus Bisa Lindungi Diri

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 7 Februari 2025 | 21:16 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 1.004 Komandan Satuan TNI di Istana Kepresidenan, Bogor, pada 7 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya kekuatan pertahanan negara untuk menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia. (Foto: Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 1.004 Komandan Satuan TNI di Istana Kepresidenan, Bogor, pada 7 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya kekuatan pertahanan negara untuk menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia. (Foto: Istimewa)

KALIMANTANSATU.COM, BOGOR — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 1.004 Komandan Satuan TNI yang terdiri dari para Komandan Satuan setingkat Danyon, Dandim, dan Dandrem dari masing-masing matra TNI di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/2/2025).

Prabowo menyampaikan dalam pengarahannya bahwa negara yang sejahtera harus bisa melindungi diri dari ancaman yang ada di dunia ini.

Dengan demikian, pertahanan negara merupakan hal vital bagi keberlangsungan hidup bangsa dan negara.

“Kalau sebuah negara ingin merdeka sesungguhnya, sebuah negara ingin sejahtera, maka harus punya kekuatan untuk melindungi diri, melindungi seluruh kekayaan alam yang ada,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Pimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional, Presiden Prabowo Subianto : Melidungi Rakyat adalah Tujuan Nasional

Prabowo pun menyoroti berbagai konflik yang ada di tataran dunia saat ini di mana terdapat negara-negara yang begitu kaya, makmur, dan kuat, tetapi akhirnya diinvasi dan berdampak pada rumah pemukiman warga, sekolah, fasilitas umum, termasuk pembangkit listrik.

Menurut Prabowo, Indonesia patut bersyukur karena para pemimpin-pemimpinnya selama ini dapat memelihara Indonesia sehingga tidak terlibat di konflik dunia.

“Kita harus bersyukur bahwa pemimpin-pemimpin kita telah memelihara negara kita, memelihara NKRI tanpa terlalu terlibat, tanpa mengundang invasi dari negara lain,” jelasnya.

Baca Juga: Dengar Nih, Ini Pesan Presiden Prabowo Subianto untuk Jajarannya di Kabinet Merah Putih yang Masih Ndableg

Ia pun mengatakan bahwa fungsi negara adalah perlindungan, yang berarti pertahanan.

Namun, kekuatan pertahanan itu tidak cukup hanya melalui kata-kata, tulisan atau teori.

“Kita tidak bisa melindungi dengan itikad baik, kita tidak bisa melindungi hanya dengan kata-kata, kita tidak bisa melindungi hanya dengan tulisan-tulisan, kita tidak bisa melindungi dengan teori. Melindungi adalah dengan kekuatan,” ujar dia.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X