KALIMANTANSATU.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 000.8.3/1/RO-ORG.B Tahun 2025 Tentang Penetapan Jam Kerja Bulan Ramadhan 1446 H.
Surat edaran itu ditandatangani oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan di Pontianak pada 25 Februari 2025.
Jumlah jam kerja di Bulan Ramadhan sebanyak 32 (tiga puluh dua) jam 30 (tiga puluh) menit dalam 1 (satu) minggu.
Ketentuan Jam Kerja ini mulai berlaku sejak hari pertama hingga berakhirnya Bulan Ramadhan 1446 H.
Berdasarkan SE tersebut, berikut ini hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah dan pegawai Aparatur Sipil Negara saat Bulan Ramadan 2025 atau 1446 H :
a. Bagi perangkat daerah dengan 5 (lima) hari kerja
1) Hari Senin s.d. Kamis : Pukul 08.00 – 15.00 WIB
Waktu istirahat : Pukul 12.00 – 12.30 WIB
2) Hari Jum’at : Pukul 08.00 – 15.30 WIB
Waktu istirahat : Pukul 11.30 – 12.30 WIB
b. Bagi perangkat daerah dengan 6 (enam) hari kerja
1) Hari Senin s.d. Kamis dan Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB
Waktu istirahat : Pukul 12.00 – 12.30 WIB
2) Hari Jum’at : Pukul 08.00 – 14.00 WIB
Artikel Terkait
Cek Rincian Pembelajaran Ramadan 2025 ! Ini Jadwal Libur Sekolah, Masuk Sekolah serta Daftar Kegiatan Bagi Siswa Muslim dan Non Muslim
Kenapa Iklan Marjan Hanya Ada di Bulan Ramadhan ? Kerap Jadi Pertanyaan ! Ini Alasannya Fren, Mengapa Iklan Marjan Hanya Tayang di Bulan Ramadan
Kapan Sidang Isbat Ramadhan 2025 Penentuan Awal Puasa ? Kemenag RI Sampaikan Tiga Rangkaian Sidang Isbat Ramadan 1446 Hijriah. Apa Saja, Fren ?
Harus Dikonfirmasi Pemantauan Hilal, Apa Hasil Hisab Awal Ramadhan 2025 Sementara ? Cek Kapan Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2025, Fren
Syukron ! Indonesia Dapat Bantuan 100 Ton Kurma dari Kerajaan Arab Saudi. Untuk Sajian Buka Puasa Ramadan 2025 Umat Islam
14 Contoh Template Amplop Lebaran Tinggal Print 2025 ! Persiapan Idul Fitri 2025 Sob, Buat Sedekah dan Penyemangat Puasa Ramadan Anak-anak
Apakah Makan Bergizi Gratis Ada di Bulan Ramadan ? Ini Penjelasan Kepala BGN Dadan Hindayana
4 Fakta Terbaru DPR Sidak ke SPBU Pertamina hingga Shell, Buntut Dugaan Pertamax Oplos yang Bikin Resah Warga RI
4 Poin Mengenai Isu KDRT di Sidang Perceraian Baim Wong Setelah Paula Verhoeven Bawa Ahli Telematika ke Persidangan
Buntut Petinggi Pertamina Oplos Pertamax di Kasus Korupsi Minyak Mentah ! Waspada, Mesin Kendaraan Bisa Saja Alami Bahaya Ini
Rivalnya Tak Kunjung Ditangkap, Reza Gladys Minta Polisi Jangan Mau Diatur Nikita Mirzani
Merasakan Ada yang Beda dengan Sekarang dan Dulu, User Pertamax Keluhkan Performa Motor: Saya Mulai Curiga
Sejalan dengan Cita-cita Wujudkan Pemerintahan yang Bersih, Presiden Prabowo Subianto Buka Suara Mengenai Korupsi Pertamina dan Pertamax Oplosan
Viral Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, 3 Guru Honorer Curhat di Karawang: Sudah Setia, Malah Bikin Kecewa
Telisik Penentuan Spek BBM Pertamina usai Ramai Dugaan Pertamax Oplos hingga Sorotan DPR Soal Kendaraan yang Bermasalah
Komite Jurnalisme Berkualitas Akan Luncurkan Pedoman Kerja Sama Platform Digital dan Perusahaan Pers