"Maraknya bank plecit/ilegal yang mencekik ekonomi rakyat tanpa penindakan efektif, penertiban baliho dan spanduk yang dinilai tebang pilih, tanpa pendekatan dialogis," sambungnya.
Dalam surat permohonan audiensi kepada Bupati Banyuwangi itu, Imam meminta kesediaan Ipuk Fiestiandani untuk mendiskusikan terkait penguatan sistem pengawasan dan penindakan, hingga pembentukan unit pelindung UMKM.
Imam bersama pegiat budaya pun berharap Pemerintah Banyuwangi mampu menegakkan hukum secara bijaksana terkait persoalan tersebut.
"Dan tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat kecil yang tengah berjuang bangkit pasca pandemi (Covid-19) dan tekanan ekonomi," tutupnya.
(*)
Artikel Terkait
Kepala Sekolah SMAN 1 Cikarang Utara Bongkar Tabiat Aura Cinta Semasa SMA
Mengapa Jumlah Kekayaan Paus Fransiskus Hanya Rp2,2 Juta ? Sebenarnya, Berapa Gaji Seorang Bapa Suci Setiap Bulan ?
Viral Siswa Ngeluh Gara-gara Pergi Sekolah Jalan Kaki, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Jagoan Pantang Minta Bantuan
Ini Seruan Raffi Ahmad di Momen Hari Buruh 2025 ! Stafsus Presiden RI itu Soroti 'Keringat' Pekerja yang Cari Nafkah demi Keluarga
Ada Target Percepatan 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG di Tahun 2025 Sesuai Instruksi Presiden Prabowo Subianto, Kemenkeu: Kita Siagakan Rp171 Triliun
Ada Rencana Tunjangan Guru ASN Daerah Tahun 2025 Mencapai Rp66,92 Triliun, Kemenkeu Ungkap Rincian Penyalurannya
Sejarah Hari Buruh Internasional yang Diperingati Setiap Tanggal 1 Mei, Kenang Tragedi Para Pekerja yang Menuntut Hak Bekerja dengan Layak
Presiden Prabowo Subianto Hadiri May Day 2025, Buruh Beri Apresiasi Tinggi untuk Kebijakan Pro-Rakyat Pemerintah Indonesia
Rayakan Hari Buruh 2025 di Monas, Presiden Prabowo Subianto Rasakan Terik Panas bersama Ratusan Ribu Buruh
Orang Tua Rela Kirim Anaknya ke Barak Militer, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bongkar Siswa Nakal yang Tawuran di Purwakarta