KALIMANTANSATU.COM - Polda Metro Jaya mengungkap dugaan organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Tangerang Selatan (Tangsel) menguasai lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel.
Sebelumnya polisi telah mengamankan 30 orang anggota Ormas PP Tangsel usai diduga melakukan intimidasi dan kekerasan terhadap pihak pengelola resmi lahan parkir RSUD Tangsel.
Terkini, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra menyatakan pihaknya telah memperkirakan Ormas PP Tangsel meraup Rp7 miliar selama kurang lebih 7 tahun menguasai lahan parkir di RSUD Tangsel.
Wira menyebut, uang tersebut dibagi-bagi untuk operasional ormas dan sebagian mengalir ke Ketua MPC Pemuda Pancasila, Muhammad Reza alias OP.
"Hasil parkir itu dibagi kepada anggota PP untuk beri akomodasi kantor, kemudian memberikan iuran kepada organisasi, kemudian memberikan iuran," ujar Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin, 26 Mei 2025.
"Jatah kepada Ketua PP per harinya juga ada sampai dengan tiap bulan diakumulasi," sambungnya.
Diketahui, sebelumnya Muhammad Reza alias OP telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, namun saat ini masih diburu polisi.
"Kemudian terhadap para tersangka, ini kami jerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman 7 tahun, Pasal 169 dengan ancaman 6 tahun, pasal 385 ancaman 4 tahun, dan pasal 355 ancaman 1 tahun," tuitur Wira.
Terkait dugaan Ormas PP yang selama 7 tahun menguasai lahan parkir RSUD Tangerang Selatan, Wira menyebut mereka telah memungut Rp3.000 untuk kendaraan sepeda motor dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat (mobil).
Baca Juga: Ketahui Peran Ketua GRIB Tangsel dan Warga yang Mengaku Ahli Waris di Skandal Penguasaan Lahan BMKG
"Kemudian berdasarkan hasil pendalaman, kalau kita hitung dari 2017 sampai sekarang mungkin sudah dapat Rp 7 miliar lebih hasil dari mengelola parkir di RSUD Tangsel," tukasnya.
(*)
Artikel Terkait
Keakraban Dua Sahabat di Halaman KLCC: Momen Hangat Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto di KTT ASEAN
Sanksi Berat Haji Ilegal Menanti, Otoritas Keamanan Siap Kenakan Denda Uang hingga Larangan 10 Tahun ke Arab Saudi
Pengawasan Ketat ! Otoritas Arab Saudi Gunakan Drone untuk Tangkap Jemaah Calon Haji Ilegal
Suhu Wukuf di Arafah Diprediksi Capai 50 Derajat Celcius, Dirjen PHU Imbau Hal Ini ke Jemaah Calon Haji
Jelang Puncak Haji 2025, Pemerintah Klaim 95 Persen Jemaah Indonesia di Arab Saudi Sudah Terima Kartu Nusuk
Jelang Kunjungan ke Indonesia, Presiden Prancis Emmanuel Macron Viral Diduga Cekcok dengan Istrinya saat di Pesawat
Ketika Menko Airlangga Ungkap Rencana Diskon Tarif Listrik, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mengaku Tak Tahu
Polisi Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Makassar ! Mahasiswi dan Pegawai Puskesmas Berstatus ASN Terlibat
Ketahui Peran Ketua GRIB Tangsel dan Warga yang Mengaku Ahli Waris di Skandal Penguasaan Lahan BMKG
Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Ormas Serobot Lahan BMKG di Tangerang Selatan: 'Negara Tak Boleh Kalah oleh Premanisme'