Charlie Kirk Meninggal Dunia di Universitas Utah Valley, Presiden Amerika Serikat Donald Trump : Legendaris, Ia Dicintai dan Dikagumi Semua Orang

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 11 September 2025 | 07:16 WIB
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Aktivis konservatif Charlie Kirk. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @whitehouse)
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Aktivis konservatif Charlie Kirk. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @whitehouse)

Satu tembakan dilepaskan, Kirk adalah satu-satunya korban, dan polisi mengonfirmasi bahwa itu adalah serangan yang ditargetkan.

Siswa Berhamburan

Video yang beredar di media sosial menunjukkan para siswa berhamburan setelah mendengar suara letupan.

Kirk tampak terbentur sesuatu dan mulai berdarah di lehernya.

Saksi mata mengatakan ia sedang menjawab pertanyaan tentang penembakan massal saat ditembak. 

Dalam sebuah pernyataan, Universitas Utah Valley mengonfirmasi Kirk telah ditembak sekitar pukul 12:20 siang saat berbicara kepada khalayak.

Polisi sedang menyelidiki dan kampus telah ditutup untuk sisa hari itu.

Selama berjam-jam setelah penembakan terjadi, puluhan kendaraan polisi dan beberapa kendaraan lapis baja menyerbu kampus universitas dan memblokir jalan raya.

Tim SWAT dan personel militer yang membawa senjata laras panjang — beberapa di antaranya dengan anjing K-9 — terlihat menggeledah gedung-gedung.

Beberapa siswa mengatakan bahwa mereka disuruh menunggu di luar, tidak dapat mengambil barang-barang mereka dari ruang kelas atau mengakses asrama mereka, sampai penegak hukum menyelesaikan penggeledahan mereka.

Baca Juga: Generasi Muda Geram ! Pamer Kemewahan 'Nepo Kids' Anak Pejabat Jadi Pemicu Gelombang Tuntutan Reformasi di Nepal

Adelaide Condie, seorang mahasiswa Universitas Utah Valley berusia 18 tahun, sedang berdiri di atas tong sampah sambil mencoba melihat Kirk saat dia menjawab pertanyaan tentang kekerasan senjata ketika dia dipukul.

"Tiba-tiba dia tertembak... Sepertinya dari tempat saya berdiri, tembakannya di dada, tapi orang-orang bilang di leher... lalu dia jatuh," kata Condie saat meninggalkan kampus kepada Utah News Dispatch.

"Semua orang mulai berlarian, lalu kami semua dikarantina." timpalnya.

Pihak universitas awalnya melaporkan seorang tersangka telah ditahan, tetapi petugas memutuskan bahwa ia tidak sesuai dengan deskripsi pelaku penembakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Utah News Dispatch

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X