Harga Daging Ayam dan Telur Naik ! BGN Sebut Konsumsi Meningkat untuk MBG, Apakah Perlu Peternak Baru ?

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 23:45 WIB
Ilustrasi - Harga Daging Ayam dan Telur Naik ! BGN Sebut Konsumsi Meningkat untuk MBG, Apakah Perlu Peternak Baru ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)
Ilustrasi - Harga Daging Ayam dan Telur Naik ! BGN Sebut Konsumsi Meningkat untuk MBG, Apakah Perlu Peternak Baru ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)

Baca Juga: Inilah 5 Kritik Keras untuk BGN dari Aliansi Masyarakat, Tuntut Pencopotan Pejabat hingga Klaim Setoran Uang Jual Beli Titik Dapur MBG

Pemenuhan Konsumsi Telur untuk MBG

Pada Maret 2025 lalu, Dadan sempat menyatakan bahwa Indonesia surplus telur ayam dan MBG diklaim sebagai salah satu program yang digunakan untuk penyerapannya.

Ia mengatakan ketika target 82,9 juta penerima manfaat terpenuhi dan ada satu hari BGN meminta menu MBG berupa telur, maka dibutuhkan 82,9 juta butir telur ayam dalam satu hari tersebut.

“Nah, sekarang Indonesia kelebihan telur 200 ribu ton, kelebihan ayam 600 ribu ton, jadi kita surplus,” ujar Dadan saat hadir di acara Buka Puasa Bersama Kadin Indonesia di Jakarta International Convention Center pada 14 Maret 2025 lalu.

“Kenapa surplus? Karena yang mampu membeli telur dan ayam hanya 30 persen penduduk Indonesia, sementara 60 persen anak-anak Indonesia kekurangan gizi,” imbuhnya.

Persoalan surplus telur dan daging ayam ini juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Kebanyakan Sekolah Garuda Dibangun di Luar Pulau Jawa, Apa Tujuan dan Pertimbangannya ?

“Kita ternyata selama 20 tahun itu surplus telur dan daging ayam, jadi dengan program (MBG) ini akan menggerakkan ekonomi dalam bidang telur dan ayam,” kata Luhut dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan pada 19 Maret 2025.

Luhut menambahkan kalau fakta tersebut terungkap usai program Makan Bergizi Gratis dijalankan.

“Ini kita baru tahu setelah jalan nih, jujur, setelah studi dengan tim melihat ke bawah dan kami sepakat dengan Bappenas dan Bahan Gizi Nasional bersama-sama melakukan pengawasan,” tandasnya kala itu.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X