Banjir Protes Penolakan Publik, 6 Atlet Israel Absen di Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta ! Pemerintah Indonesia Tolak dan Batalkan Visa

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:54 WIB
ILUSTRASI - Banjir Protes Penolakan Publik, 6 Atlet Israel Absen di Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta ! Pemerintah Indonesia Tolak dan Batalkan Visa (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)
ILUSTRASI - Banjir Protes Penolakan Publik, 6 Atlet Israel Absen di Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta ! Pemerintah Indonesia Tolak dan Batalkan Visa (Tim Produksi Kalimantansatu.com via Gemini AI)

KALIMANTANSATU.COM - Enam atlet Israel dipastikan batal ikut ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025 yang akan digelar di Jakarta pada 19-25 Oktober mendatang.

Kepastian itu muncul setelah Pemerintah Indonesia menolak dan membatalkan visa keenam atlet tersebut.

Ketua Federasi Gimnastik Indonesia sekaligus Ketua Umum PB Persatuan Senam Indonesia (Persani), Ita Yuliati, mengonfirmasi hal tersebut dalam konferensi pers di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat 10 Oktober 2025.

“Mereka (atlet Israel) dipastikan tidak akan hadir karena visa juga sudah dibatalkan. Federasi Senam Internasional (FIG) sudah menyatakan kepada kami pagi ini bahwa Israel tidak hadir,” ujar Ita.

Ita menegaskan bahwa kejuaraan dunia kali ini bukan merupakan ajang kualifikasi Olimpiade, sehingga absennya kontingen Israel tidak berdampak pada sanksi diskualifikasi.

Baca Juga: Tidak Hanya Bank Himbara, Kemenkeu Buka Peluang Penempatan Dana Negara di BPD ! Peluang atau Pertaruhan ?

“World Championship yang jadi kualifikasi Olimpiade baru digelar tahun depan di Belanda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ita menegaskan pihak Indonesia tidak memiliki kewenangan untuk menentukan peserta yang diundang karena hal itu sepenuhnya diatur oleh FIG.

“Gymnastic Indonesia tidak pernah mengundang (atlet Israel), kami hanya penyelenggara teknis. Semua peserta ditetapkan oleh FIG,” tambahnya.

Adapun enam atlet Israel yang sebelumnya terdaftar adalah Eyal Indig, Artem Dolgopyat, Ron Pyatov, Lihie Raz, Roni Shamay, dan Yali Shoshani.

Gelombang Penolakan dari DPR

Keputusan pembatalan visa tersebut sejalan dengan dorongan sejumlah pihak, termasuk Komisi I DPR RI.

Wakil Ketua Komisi I, Sukamta, menegaskan bahwa pemerintah harus menunjukkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten berpihak pada kemanusiaan dan menolak segala bentuk penjajahan.

Baca Juga: Anies Baswedan Komentari PHK Massal di Indonesia, Anggap Efek Domino di Banyak Sektor hingga Bikin Pekerja Beralih ke Informal

Menurutnya, kehadiran atlet Israel di Indonesia bukan hanya berpotensi menimbulkan polemik publik, tetapi juga dapat mencederai amanat konstitusi yang menegaskan penolakan terhadap penjajahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X