Tjandra mengingat potensi keracunan massal masih membayangi sistem pelaksanaan program MBG, meski dirinya meyakini tidak semua dapur SPPG mengalami hal serupa.
"Berbagai potensi yang di sebut WHO ini tentu patut jadi pertimbangan kita, walau tentu sama sekali tidak berarti bahwa keracunan makanan selalu berhubungan dengan MBG," terangnya.
Di sisi lain, Tjandra mengingatkan bahan mentah dan sistem distribusinya yang tidak aman, risiko yang sama akan tetap mengintai.
"Penjelasan umum WHO ini disampaikan hanya sebagai bagian dari kewaspadaan kita saja," tukasnya.
(*)
Artikel Terkait
4 Fakta Terbaru Insiden Keracunan Massal MBG di KBB ! Ada Sorotan Dedi Mulyadi, Terungkap Bakteri Pembusuk hingga Usulan Dapur Khusus Sekolah
Di Munas PKS, Presiden Prabowo Subianto Sentil Koruptor Lihai Cari Celah Berbuat Licik hingga Sebut Keberhasilan Selamatkan Uang Negara untuk MBG
Marak Kasus Keracunan, Kemenkes Ikut Kencang Awasi Pelaksanaan MBG ! Bagaimana Strateginya ?
Evaluasi Program MBG ! Ketua Banggar DPR Anggap SPPG Kewalahan hingga Usul Kantin Sekolah Jadi Dapur
Presiden Prabowo Subianto Pastikan MBG Jalan Terus, Semua Dapur Dilengkapi Sterilisasi dan Test Kit Sebelum Makanan Dikirim
Wartawan Diduga Jadi Korban Penganiayaan oleh Oknum Pegawai SPPG saat Liputan Keracunan MBG di Pasar Rebo
Gaduh Program MBG Berlanjut ! Dapur SPPG Panakkukang Ditutup karena Harga Menu Jadi Rp6.500 per Porsi, Kok Bisa ?
Inilah 5 Kritik Keras untuk BGN dari Aliansi Masyarakat, Tuntut Pencopotan Pejabat hingga Klaim Setoran Uang Jual Beli Titik Dapur MBG
Inilah 3 Fakta di Balik Menu MBG Depok yang Lagi Viral di Medsos ! Diduga Minim Gizi, Kini Terkuak Inovasi ala SPPG Hingga Sorotan Sampah Makanan
Harga Daging Ayam dan Telur Naik ! BGN Sebut Konsumsi Meningkat untuk MBG, Apakah Perlu Peternak Baru ?