Hearing Soal Tambang Emas di Kantor DPRD Banyuwangi, Warga Pesanggaran Kecewa Perwakilan PT Bumi Suksesindo Tak Bisa Menjawab Pertanyaan Tuntutan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 13 November 2025 | 06:46 WIB
DPRD Banyuwangi menerima aspirasi dari masyarakat Pesanggaran yang tergabung dalam Aliansi Setia Nawakarsa Indonesia (ASNI), dengan menggelar hearing atau rapat dengar pendapat di ruang rapat khusus DPRD Banyuwangi, Rabu 12 November 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. IST)
DPRD Banyuwangi menerima aspirasi dari masyarakat Pesanggaran yang tergabung dalam Aliansi Setia Nawakarsa Indonesia (ASNI), dengan menggelar hearing atau rapat dengar pendapat di ruang rapat khusus DPRD Banyuwangi, Rabu 12 November 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. IST)

Tak hanya soal pembangunan rumah sakit, Suwito juga menanyakan soal penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) tambang emas sampai saat ini tidak jelas. Bahkan, DPRD Banyuwangi juga sudah berulang kali menanyakan juga masih belum ada kejelasan.

"Sampaikan ke pimpinan anda, kami hanya ingin tahu CSR ini disampaikan ke mana saja, untuk apa saja, berapa besarannya. Kalau perlu kasih tanda CSR BSI jika memang CSR untuk bangun jalan, jembatan, sekolah atau sarana prasarana lainnya. Jangan mau jika diklaim pemerintah kabupaten," tandas Suwito.

Sebagai informasi, rapat tersebut juga dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra, perwakilan PT Bumi Suksesindo, Asisten Pemerintahan dan Kesra, M.Yanuarto Bramuda; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Banyuwangi, Agus Mulyono.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X