Anggap Tidak Menggerus ! Pakar Soroti Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:06 WIB
Para siswi Sekolah Dasar (SD) Barunawati Slipi Jakarta menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Gizi Nasional)
Para siswi Sekolah Dasar (SD) Barunawati Slipi Jakarta menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Gizi Nasional)

Fungsi tersebut mencakup berbagai komponen lintas kementerian yang mendukung penyelenggaraan pendidikan.

"Penempatan MBG dalam fungsi pendidikan didasarkan pada pendekatan pembangunan sumber daya manusia: intervensi gizi bagi peserta didik merupakan bagian dari ekosistem pendidikan itu sendiri," ujar Trubus.

Per 18 Februari 2026, MBG telah menjangkau lebih dari 280 ribu satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik sebagai penerima manfaat. Dalam perspektif human capital, anak yang sehat dan cukup gizi memiliki kapasitas belajar yang lebih baik.

Dalam konteks ini, Trubus menegaskan bahwa kebijakan MBG bukan semata soal penyediaan makanan, melainkan investasi jangka panjang terhadap kualitas pembelajaran dan masa depan sumber daya manusia Indonesia.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X