Dua kakaknya kini merantau—satu di Sumatera dan satu di Sulawesi—sementara ia tinggal bersama ibunya.
Baca Juga: Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto
Dari gaji yang diterimanya setiap bulan, Latifah kini dapat membantu kebutuhan makan sehari-hari di rumah. Ia pun merasakan kebahagiaan sederhana yang dulu terasa jauh dari jangkauannya.
“Alhamdulillah selama kerja di SPPG Polokarta ini, saya bisa membeli sepeda listrik impian saya ini dan bisa membantu ekonomi keluarga,” katanya.
Sepeda listrik itu bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian dan hasil dari kerja kerasnya sendiri.
Di lingkungan kerja yang suportif, Latifah juga menemukan ruang bersosialisasi dan rasa kebersamaan.
Di akhir perbincangan, ia menyampaikan harapan agar program ini terus berjalan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga program ini bisa berjalan terus sampai tidak ada batas waktunya. Semoga ini bisa bermanfaat untuk semua warga Indonesia ini. Terima kasih untuk Pak Prabowo, saya sangat senang bekerja di sini, di SPPG ini. Semoga program ini berjalan terus,” harapnya.
Kisah Latifah menjadi bukti bahwa dapur MBG di Sukoharjo bukan hanya menghadirkan layanan gizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang kesempatan kerja yang inklusif, memberi harapan baru bagi mereka yang kerap dipandang memiliki keterbatasan.
(*)
Artikel Terkait
Kisah Bu Eem Juru Masak Berusia 53 Tahun di Dapur MBG SPPG Cijayanti , Bersyukur Bisa Bekerja
Jalan Rezeki Ahmad Terbuka Setelah Pemuda Lulusan SMP Bogor itu Kerja di Dapur MBG SPPG Cijayanti, Terima Gaji Rp 90 Ribu per Hari
MBG Prasmanan di Sukabumi Ciptakan Kebersamaan di Sekolah, Siswa Gembira
Kisah Mantan Narapidana Menata Ulang Hidupnya Lewat Dapur MBG, Pernah Terjerumus "Titik Gelap" Tahun 1991
Di Hadapan Pengusaha AS ! Prabowo Subianto Cerita Danantara, MBG hingga Pemberantasan Korupsi Indonesia
Seporsi MBG dan Pancaran Senyum Ketenangan di Wajah Anak-Anak Difabel Sumba
Kehadiran Dapur MBG di Sukoharjo Selamatkan Ibu Tiga Anak dari Jeratan Utang
Menu MBG Ramadan Diprotes di Sejumlah Daerah ! SPPG di Pekalongan Konsisten Sajikan Roti, Ayam, Tahu Tempe dan Pisang
Anggap Tudingan Serampangan ! Pakar Sebut MBG Lahir dari Produk Hukum Resmi, Pertanyakan Kenapa Ada Politikus Melabeli Kata Maling Berkedok Gizi
Anggap Tidak Menggerus ! Pakar Soroti Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG
Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto
Kisah Nur dan Kejutan MBG untuk Ayah di Sigi: Ketika Cemas Berujung Tangis Haru