KALIMANTANSATU.COM, GAYO LUES - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.518 hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, telah selesai dibangun hingga Selasa (10/3/2026).
Capaian tersebut setara dengan sekitar 88 persen dari target pembangunan 1.713 unit huntara di wilayah tersebut.
Dengan capaian tersebut, Kepala BNPB Letjen Suharyanto berharap seluruh huntara di Gayo Lues dapat segera rampung sehingga warga terdampak bisa segera meninggalkan tenda pengungsian.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri di hunian yang lebih layak.
"Kami pastikan menjelang lebaran tahun 2026, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat yang ada di tenda," ujar Suharyanto, seperti dikutip dari keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan BNPB juga akan terus mendampingi keluarga yang masih menunggu proses pembangunan huntara.
Selama masa tersebut, warga akan ditempatkan di lokasi yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja milik pemerintah daerah.
“Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idulfitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,” tambahnya.
Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November lalu, pemerintah terus mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi di daerah terdampak.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan huntara dengan konsep hunian komunal agar warga dapat segera berpindah dari tenda pengungsian ke tempat tinggal yang lebih layak.
Salah satu lokasi pembangunan huntara di Gayo Lues berada di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren.
Saat ini, kompleks hunian komunal yang dihuni sekitar 150 kepala keluarga (KK) tersebut telah berdiri dan tersusun rapi, dengan warga yang mulai kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis Global
Komitmen ! Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan dalam Keterbatasan Infrastruktur
Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Daerah Bencana dan Terpencil yang Selesai Dibangun Hanya Dalam Waktu 2,5 Bulan
myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Menggebrak Venue Baru NICE PIK 2, Intip Musisi Internasional dan Dunia yang Bakal Perform
Wujud Dukungan Pendidikan Generasi Muda, IFG Salurkan 4.000 Paket Sekolah di Sulawesi Utara dan Gorontalo
Mengintip Fitur-Fitur Andalan NMAX TURBO yang Bikin Touring Libur Lebaran Jadi Happy MAXimal
Teken MoU, Promedia Group Kolaborasi dengan ICCN untuk Wujudkan Kemandirian Para Pelaku Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia
Minta Dukungan Ortu Bantu Batasi Akses Medsos Anak di Bawah Umur 16 Tahun, Seskab Teddy Indra Wijaya : Mohon Kerja Sama Seluruh Masyarakat
Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Borneo, Menhut Raja Juli Antoni : Presiden Paling Peduli Konservasi Satwa
Sekolah Rakyat Semakin Diperluas ! Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko : Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan