Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG ! Sony Sonjaya Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator ke Kejagung, Bakal Bongkar Sosok Lain

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 5 Juni 2026 | 14:17 WIB
Mantan Waka BGN, Sony Sonjaya, mengajukan diri jadi juatice collaborator pada kasus dugaan jual beli titik SPPG. (Instagram/sonysonjayabd)
Mantan Waka BGN, Sony Sonjaya, mengajukan diri jadi juatice collaborator pada kasus dugaan jual beli titik SPPG. (Instagram/sonysonjayabd)

Baca Juga: Kini Kamu Bisa Dukung Kalimantansatu.com Lewat Traktir Kopi, Fitur Sederhana yang Bikin Semakin Dekat Dengan Pembaca Lintas Generasi

KALIMANTANSATU.COM - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan kesiapannya sebagai justice collaborator (JC).

Hal tersebut diungkap oleh kuasa hukum Sony, Krisna Murti yang membeberkan komitmen dari kliennya.

Seperti diketahui, Sony bersama dengan Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

Baca Juga: Dicopot dari Jabatan Wakil Kepala BGN dan Jadi Tersangka, Ini Surat Tulisan Tangan Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang: Terima Kasih atas Hadiah Indah

Sudah Ajukan ke Kejaksaan Agung

Krisna menyebut bahwa keinginan Sony menjadi JC dalam kasus tersebut telah disampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Pak Sony menyatakan siap menjadi Justice Collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan,” ucap Krisna kepada awak media pada Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Krisna, langkah tersebut diambil untuk membantah tudingan bahwa Sony adalah sosok di balik praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, tugas Sony adalah melakukan verifikasi dan pendaftaran saat pendirian SPPG.

Baca Juga: Telkom Berencana Buyback Saham TLKM Rp4 Triliun ! Manajemen Telekomunikasi Indonesia Beberkan Apa Tujuannya

Siap Bongkar Nama-nama yang Terlibat

Lebih lanjut, Krisna mengungkapkan bahwa Sony memegang nama-nama besar yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Namun, saat dimintai penjelasan siapa saja yang terlibat, Krisna mengatakan menunggu Sony buka suara sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X