Berdasarkan analisis ekologis dan sosial, ada tiga faktor utama yang memicu dilema ini.
1. Godaan Eksploitasi Lahan Mandiri
Melimpahnya material pasir di atas lahan milik masyarakat yang memicu eksploitasi masif tanpa kendali komunal.
2. Birokrasi yang Menjebak
Proses pengurusan izin yang mahal dan berbelit-belit justru menyuburkan praktik tambang liar (ilegal) yang beroperasi tanpa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
3.Sisi Gelap Pembangunan
Tingginya permintaan pasar untuk material infrastruktur dan konstruksi daerah yang secara ugal-ugalan membebani daya dukung alam.
Menghindari Bom Waktu Konflik Sosial
Di sisi lain, jurnalisme yang adil harus melihat bahwa sektor ini melibatkan urat nadi perekonomian ribuan warga, mulai dari penambang tradisional, sopir angkutan, hingga industri bahan bangunan.
Penegakan hukum yang kaku dan represif tanpa adanya sustainable economy (ekonomi berkelanjutan) penyeimbang hanya akan melahirkan bom waktu berupa konflik sosial baru.
"Harapan saya, persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog dan kebijakan yang komprehensif sehingga pengelolaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan," ujar Gus Ridwan menutup pandangannya.
Tantangan terbesar Banyuwangi hari ini adalah membuktikan bahwa kesejahteraan perut rakyat tidak harus dibayar dengan warisan bencana bagi generasi masa depan. Mengabaikan kerusakan lingkungan demi ego ekonomi hari ini adalah bentuk kebangkrutan logis yang nyata.
(Uploader: Panji Narendra M.)
Artikel Terkait
Hearing Soal Tambang Emas di Kantor DPRD Banyuwangi, Warga Pesanggaran Kecewa Perwakilan PT Bumi Suksesindo Tak Bisa Menjawab Pertanyaan Tuntutan
Kelompok Pegiat Anti Korupsi Bongkar Peran Abdullah Azwar Anas pada Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi ! Apakah Ada Pelanggaran ?
Buka Puasa Bareng Kapolresta Banyuwangi dan Insan Pers Mewarnai Keindahan Ballroom Hotel Kokoon
KMP Tukangkayu Banyuwangi Gelar Pasar Murah, Sediakan Aneka Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau untuk Masyarakat
Sinyal Merah di Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi: KPK Endus Dugaan Rasuah, Kajian Kelompok Pegiat Anti Korupsi Terbukti Akurat
Intip Beberapa Poinnya! Soal Tambang Galian C Di Banyuwangi, DPW JPKP Jawa Timur Pernah Layangkan Kajian Tentang Potensi Kerugian Negara
Diduga Ilegal Juga Rusak Lingkungan, Tambang Galian C di Bulusan Banyuwangi Masuk Tahap Penyidikan Polresta
Persoalkan Dampak Kerusakan Lingkungan, Amir Khan Gugat Tambang Galian C di Kelurahan Bulusan Banyuwangi