Ia optimis perombakan tata kelola ini akan menumbuhkan keadilan sosial dan mengembalikan kepercayaan penuh publik kepada pemerintah.
"Semoga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat luas dan semakin memperkuat keadilan dalam penyaluran perlindungan sosial," pungkasnya.
Memahami Cara Kerja Portal Perlinsos
Berbeda dari layanan terdahulu, Perlinsos dirancang berbasis portal web terpadu—bukan aplikasi terpisah yang memberatkan memori ponsel.
Portal ini memelopori pendekatan Digital Public Infrastructure pertama di Indonesia dengan menyatukan basis data 8 kementerian/lembaga.
Masyarakat pemilik Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat mendaftar mandiri. Sementara itu, untuk mengatasi kendala literasi digital di masyarakat bawah, Kementerian Sosial bersama lembaga terkait telah menerjunkan 60.000 agen pendamping di seluruh daerah.
Sebagai informasi, arsitektur Digital Public Infrastructure Perlinsos ini disokong oleh tiga pilar utama:
- Identitas Digital & Otentikasi Biometrik: Memastikan keabsahan dan keaslian pemohon.
- Sistem Penghubung Layanan Pemerintah: Menghubungkan data kependudukan, DTSEN, ketenagakerjaan, kepemilikan kendaraan, listrik, hingga aset tanah secara real-time.
- Sistem Pembayaran Digital: Menjamin proses pencairan bansos berlangsung cepat, aman, dan langsung sampai ke tangan warga.
Keunggulan Sistem Portal Digital Perlinsos
Sistem anyar pendataan perlindungan sosial berbasis teknologi ini memiliki sejumlah terobosan utama:
- Verifikasi Biometrik Canggih: Cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah (face recognition) tanpa kerumitan administrasi manual.
- Integrasi Lintas Data (8 K/L): Otomatis mencocokkan daya listrik (PLN), kepemilikan kendaraan (Kepolisian), hingga kepemilikan tanah/aset (ATR/BPN) guna mengukur kelayakan pemohon.
- Portal Bukan Aplikasi: Akses mandiri dapat dilakukan masyarakat yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau dibantu oleh 60.000 agen pendamping di lapangan.
- Fitur Sanggahan Digital: Ruang bagi publik untuk melakukan klarifikasi atau sanggahan data secara cepat dan efisien langsung dalam sistem.
(Uploader: Panji Narendra M.)
Artikel Terkait
Kinerja Kuartal II 2026 BMRI: Laba Bersih Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun Ditopang Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri
Alit Suwirya Terpilih Aklamasi Pimpin ATVLI 2026–2030: Nahkoda Baru Televisi Lokal di Era Digital
Berawal dari Video Viral, Aksi 'The Guardians of The River' Sapu 7 Ton Sampah di Sungai Musi
Sulap Hutan Pinus Gowa Jadi Basecamp ICCN Sulawesi di Desa Belabori: Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif Berbasis Alam
Berita Duka: Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun, Begini Kronologi Penemuan Jenazah, Dugaan Penyebab Hingga Profil
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pjs ! Mensesneg Prasetyo Hadi Beri Konfirmasi
Rekam Jejak Destry Damayanti, Profil dan Sosok Pengganti Perry Warjiyo di Kursi Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Ini Ternyata Berpengalaman
Menjadi Motor Penggerak Program 3 Juta Rumah, Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus Rp10,6 Triliun ! Dapat Apresiasi dari Menteri PKP Maruarar Sirait
Tinjau Sekolah Rakyat 2 Surabaya, Kepala Bakom Qodari Sebut Fasilitas Mewah Ini Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu
Digitalisasi Bansos Temukan 25 Ribu KK Salah Sasaran dan 51 Ribu Penerima Baru di Surabaya, Kepala Bakom Qodari: Hari Ini Mereka Mendapatkan Keadilan