KALIMANTANSATU.COM - Awalnya, Runiti dan Daryono akan berangkat bersama menunaikan ibadah haji 2024 ke Tanah Suci.
Namun takdir berkata lain. Daryono menghembuskan nafas terakhirnya dalam proses awal perjalanan ke tanah suci.
Pasangan suami istri ini berasal dari Pemalang, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 32 Embarkasi Solo (SOC 32).
Setelah dikuatkan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta’in Ahmad, keluarga, dan jemaah SOC-32, Runiti kuatkan hati berangkat menuju Tanah Suci pada Senin 20 Mei 2024.
Dari gedung Muzdalifah Embarkasi Solo, Runiti mengikuti prosesi pemberangkatan haji.
Runiti sudah tampak tegar dan kuat.
Padahal, semalam ia masih meratapi kepergian suaminya.
“Doakan saya tabah dan kuat ya Mbak,” pintanya ketika ditemui jelang pemberangkatan seperti dilansir laman resmi Kemenag RI.
Runiti mengaku sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari perbekalan hingga uang saku.
“Ini suami saya yang menyiapkan uang saku,” ucapnya.
Runiti sudah tak merasa khawatir, karena banyak teman-teman dan kerabat yang tergabung dalam kloter SOC-32 siap untuk mendampingi.
Ketua Kloter SOC-32, Khabibur Rokhman mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan semua jemaah di kloternya, terutama yang satu rombongan dan satu kamar untuk selalu menghibur Runiti.
“Kami, Karu, dan Karom, serta semua jemaah kloter SOC-32 akan selalu berupaya untuk memberikan pendampingan, semangat dan membesarkan hati Ibu Runiti. Agar beliau bisa bisa melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan sebaik-baiknya,” kata Khabib.