KALIMANTANSATU.COM - Berhaji adalah ibadah spesial yang tidak semua orang bisa melaksanakannya.
Ada persyaratan istithaah (mampu), baik secara materi (finansial) maupun fisik (kesehatan).
Selain istithaah, berhaji itu adalah “panggilan”. Orang yang mampu secara materi maupun fisik belum tentu bisa melaksanakan ibadah haji mana kala tidak “terpanggil”.
Ada pula yang terlihat tidak mampu secara materi, tapi nyatanya terpanggil.
Rohmat (63 tahun) adalah jemaah haji asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
Kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi umat Islam, khususnya Indonesia.
Rohmat berprofesi sebagai penjual cabe dan terasi.
Dia menjalani usahanya dengan modal hanya lima ribu rupiah.
Jerih payah selama bertahun-tahun jualan cabe dan terasi telah mengantarkan dia berangkat haji tahun ini.
Kuantitas jualannya pun tidak besar.
Hanya berjualan kecil-kecilan di rumahnya.
Hasilnya hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan sangat sederhana.
Namun keterbatasannya itu tidak menjadi aral bagi Rohmat, menguatkan tekad untuk berhaji.