reginternasional

Kisah Rohmat Penjual Terasi dan Cabe Menjadi Jemaah Haji Indonesia 2024 Asal Jateng. Di Tengah Keterbatasan Tetap Menabung, Punya Tekad Kuat Naik Haji

Selasa, 28 Mei 2024 | 15:17 WIB
Rohmat (63 tahun) adalah jemaah haji asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi umat Islam, khususnya Indonesia. (Kalimantansatu.com/Kemenag RI)

KALIMANTANSATU.COM - Berhaji adalah ibadah spesial yang tidak semua orang bisa melaksanakannya.

Ada persyaratan istithaah (mampu), baik secara materi (finansial) maupun fisik (kesehatan).

Selain istithaah, berhaji itu adalah “panggilan”. Orang yang mampu secara materi maupun fisik belum tentu bisa melaksanakan ibadah haji mana kala tidak “terpanggil”.

Ada pula yang terlihat tidak mampu secara materi, tapi nyatanya terpanggil.

Rohmat (63 tahun) adalah jemaah haji asal Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi umat Islam, khususnya Indonesia.

Baca Juga: Kisah Witan Sulaeman Naik Haji 2024 ! Daftar Sejak 2019, Beruntung Banget Dapat Program Penggabungan Mahram. Istri Witan Sudah Mendaftar Sejak 2012

Rohmat berprofesi sebagai penjual cabe dan terasi.

Dia menjalani usahanya dengan modal hanya lima ribu rupiah.

Jerih payah selama bertahun-tahun jualan cabe dan terasi telah mengantarkan dia berangkat haji tahun ini.

Kuantitas jualannya pun tidak besar.

Hanya berjualan kecil-kecilan di rumahnya.

Hasilnya hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan sangat sederhana.

Namun keterbatasannya itu tidak menjadi aral bagi Rohmat, menguatkan tekad untuk berhaji.

Baca Juga: Kisah Mbah Harjo Mislan Jamaah Haji Indonesia Tertua 2024 Berusia 110 Tahun. Mantan Veteran Pejuang 1945 yang Pernah Berjuang Perang Melawan Belanda

Halaman:

Tags

Terkini