reginternasional

Jembatan Timbang Segera Dihapus Kemenhub, Siapkan Teknologi Ini untuk Pantau Truk ODOL

Jumat, 22 Agustus 2025 | 15:11 WIB
Foto Ilustrasi - Kemenhub akan mengganti jembatan timbang dengan teknologi Weight In Motion (WIM) mirip ETLE untuk awasi truk ODOL. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash Rodrigo Abreu)

KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menghapus jembatan timbang yang selama ini digunakan untuk menimbang kendaraan angkutan barang di jalan raya.

Langkah ini diambil karena fasilitas tersebut dinilai sudah tidak efektif dalam menekan pelanggaran truk ODOL (over dimension and overload) serta kerap disalahgunakan untuk pungutan liar.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pemerintah akan mengganti sistem jembatan timbang dengan teknologi berbasis IT.

Teknologi itu dikembangkan dengan konsep weight in motion (WIM), yakni alat timbang yang bisa mengukur bobot kendaraan saat melintas tanpa harus berhenti.

Baca Juga: Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Dipasang Banyak Alat Medis ! KPK Ungkap Kondisi Kesehatan Noel Ebenezer Terkini

Menurut Aan, efektivitas jembatan timbang kini sangat rendah.

Berdasarkan data Kemenhub, hanya sekitar 0,3 persen sopir truk yang benar-benar masuk ke jembatan timbang.

Kondisi ini membuat tujuan utama fasilitas tersebut, yakni sebagai gerbang penegakan hukum terhadap kendaraan overload, tidak tercapai.

"Data yang kita dapatkan, hanya 0,3% saja yang masuk ke jembatan timbang. Artinya, efektivitas jembatan timbang saat ini kurang," kata Aan di Kantor Kemenhub pada Kamis 21 Agustus 2025.

Ia menambahkan, sistem baru nantinya akan bekerja mirip seperti kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) milik kepolisian.

Baca Juga: Kinerja Seskab Teddy Indra Wijaya Dipuji, Pengamat Politik Nilai Paling Paham Arah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

Kendaraan yang melintas akan otomatis terekam, mulai dari data teknis hingga identitas pemilik.

Jika hasil verifikasi menunjukkan adanya pelanggaran, pemberitahuan akan dikirimkan langsung kepada pemilik kendaraan untuk dikonfirmasi.

Aan menyebut, penggunaan WIM diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus menutup celah praktik pungli.

Melalui sistem ini, kendaraan tidak perlu lagi berhenti di jembatan timbang karena data bobot dan spesifikasinya akan terekam secara dinamis.

Halaman:

Tags

Terkini