KALIMANTANSATU.COM, BOGOR — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto bukan hanya dirasakan manfaatnya oleh para pelajar, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di daerah.
Salah satunya adalah Ahmad Baidawi, pemuda berusia 18 tahun asal Cijayanti, Bogor.
Lulusan SMP ini kini bekerja di dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Cijayanti, tepatnya di Bagian Persiapan.
Setiap hari, ia bertugas mengisi makanan ke ompreng yang kemudian dikirim ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Sebelum bergabung di dapur MBG, Ahmad sempat bekerja restoran sebagai waiter serta bagian packing tetapi hanya bertahan tiga bulan.
Baca Juga: Kisah Bu Eem Juru Masak Berusia 53 Tahun di Dapur MBG SPPG Cijayanti , Bersyukur Bisa Bekerja
“Saat menganggur di rumah, seorang teman memberitahu ada lowongan di MBG Cijayanti. Sekolah saya [terakhir] SMP. Nah, saya mencobalah melamar ke sini. Dari situ saya melamar dan Alhamdulillah saya keterima,” kata Ahmad.
Kini dengan bekerja di dapur MBG, Ahmad menerima gaji Rp90.000 per hari, yang ia gunakan untuk membantu Perekonomian keluarga.
“Gaji pertama saya saya gunakan untuk membantu orang tua saya, mencukupi untuk beli ini-gitu kan,” ujarnya.
Ahmad mengaku selama enam bulan bekerja di MBG, ia merasakan perubahan besar dalam hidupnya.
“Alhamdulillah mereka (orang tua) senang saya udah punya kerjaan. Intinya saya enggak membebani orang tua saya. Setelah saya kerja di sini, Alhamdulillah ekonomi juga berkecukupan,” tuturnya.
Selain membantu keluarga, ia juga bisa memenuhi kebutuhan pribadinya.
“Mau beli barang udah bisa pakai uang sendiri. Mau beli motor, mau ini itu, saya usahakan bisa. Itu dari hasil kerja saya di sini,” ungkap Ahmad dengan bangga.
Ahmad pun menyampaikan terima kasih kepada Prabowo yang memprioritaskan program MBG sehingga membantu pemuda seperti dirinya mendapat pekerjaan.