reginternasional

Presiden Prabowo Makan Malam Kebangsaan Bareng Para Mantan Presiden dan Wapres serta Ketua Umum Parpol, Ada Apa ? Ini Penjelasan Seskab Teddy

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:15 WIB
Potret Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Kalimantansatu.com/Dok. Setkab RI)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto mengundang para mantan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta para Ketua Umum partai politik untuk menghadiri makan malam bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampak hadir dan disambut langsung oleh Prabowo di halaman Istana Negara.

Keduanya bertegur sapa hangat sebelum memasuki Istana secara bersamaan.

Baca Juga: BHR Ojol 2026 Siap Dibayarkan Rp220 Miliar untuk 850 Ribu Mitra ! Menko Perekonomian Airlangga Ingatkan Batas Maksimal Pembayaran THR Ojol 2026

Kehadiran SBY disusul oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Selain itu, para Ketua Umum partai politik yang saat ini berjumlah delapan partai juga turut diundang dalam pertemuan tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, agenda pertemuan malam ini adalah momentum silaturahmi dan kesempatan untuk saling bertukar pandangan yang dibalut dengan kehangatan makan malam bersama.

“Makan malam ini merupakan forum silaturahmi kebangsaan sekaligus ruang untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman antarpara pemimpin dan tokoh bangsa. Presiden berharap pertemuan ini dapat mempererat komunikasi lintas generasi kepemimpinan nasional serta memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Teddy ditemui di Istana Negara.

Baca Juga: Kasus Lahan Kompensasi PT BSI di Bondowoso Naik Tahap Pemeriksaan di KPK, Jack Center: Penyidik Segera Tuntaskan Demi Kepastian Hukum

Sejumlah isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global, turut menjadi bagian dari topik pembahasan.

Namun, diskusi berlangsung secara terbuka dan berkembang sesuai dinamika dialog yang mengemuka demi kepentingan masa depan bangsa.

(*)

Tags

Terkini