“Risiko terhadap sektor teknologi sangat relevan, mengingat perannya yang krusial dalam pertumbuhan ekonomi dan kontribusi pajak pemerintah,” ungkap Moody’s.
Langkah Google ini juga beriringan dengan ekspansi besar-besaran mereka di Israel, termasuk penyewaan 60.000 meter persegi ruang kantor di Tel Aviv dengan biaya $300 juta atau Rp5 miliar untuk dekade mendatang.
Dengan investasi besar ini, Google tidak hanya memperkuat posisinya di industri teknologi global tetapi juga menjadi pemain kunci dalam mendukung ekosistem ekonomi Israel, bahkan di tengah situasi geopolitik yang penuh tantangan.
(*)
Artikel Terkait
Info Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi 6-7 April 2025, AHY: Kita akan Terus Pantau
Idul Fitri Momen Mempererat Tali Silaturahmi, Tokoh Pemuda Kubu Raya Rizky Prabowo Rahino : Rendahkan Hati, Hilangkan Ego
Pemeran Bruce Wayne di Film Batman Forever Val Kilmer Meninggal Dunia di Los Angeles. Ini Penyebab Kematian dan Profil Val Kilmer
3 Faktor Ini Diklaim Wamendagri Bima Arya Sugiarto Menjadi Penyebab Mudik Lebaran 2025 Lebih Lancar dari Sebelumnya
Wamendagri Bima Arya Sugiarto Klaim Kebijakan WFA Efektif Atasi Kemacetan Mudik Lebaran 2025: Tahun Ini Rasanya Lebih Lancar
Jadwal Film Horor Trans 7 Lebaran 2025 Hingga 6 April : Ada Pengabdi Setan, Makmum 2 dan Lainnya
Lebaran Sudah Selesai, THR Eks Pekerja Sritex Belum Kunjung Dibayar, Bagaimana Kondisinya ?
Wamenaker Emmanuel Ebenezer Beri Kepastian tentang Kabar Sritex yang Akan Diambil Alih Danareksa
Hotman Paris Tawarkan Opsi untuk Atalia Praratya Menyikapi Perselingkuhan Ridwan Kamil: Bargaining Power untuk Damai
Alasan Google Rela Keluarkan Rp500 Miliar untuk Akuisisi Keamanan Milik Israel, Netralitas Dipertanyakan