AM menderita penyakit yang memerlukan operasi dan belum bisa bekerja, sementara suaminya pun belum pulang.
"Saya belum bisa bayar uang sekolah anak saya yang tertunggak karena kondisi ekonomi kami, ditambah suami saya belum pulang," ujarnya.
AM menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan hukuman bagi anaknya jika terkait dengan tugas sekolah yang belum diselesaikan.
Namun, ia meminta agar sang guru tidak mempermalukan anaknya di depan teman-temannya hanya karena masalah tunggakan SPP.
"Kalau anak saya nggak ngerjakan PR, saya nggak marah kalau dia dihukum, bahkan disuruh keluar ngutip sampah. Tapi kalau hanya karena belum bayar SPP, dia harus duduk di lantai, itu nggak bisa diterima," kata AM dalam videonya.
Tanggapan Kepala Sekolah tentang Hukuman di Lantai
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Sekolah SD Swasta Abdi Sukma, Juli Sari, memberikan klarifikasi.
Ia menyatakan bahwa pihak sekolah tidak memiliki aturan yang melarang siswa yang belum membayar SPP untuk mengikuti pembelajaran.
Juli menjelaskan bahwa tindakan guru tersebut merupakan kebijakan pribadi wali kelas, Hariyati, yang tidak berkoordinasi dengan pihak sekolah.
"Sebenarnya anak itu tidak menerima rapor karena belum melunasi SPP. Tapi itu bukan masalah besar," jelas Juli.
"Wali kelasnya membuat aturan sendiri bahwa siswa yang belum mengambil rapor tidak boleh ikut pelajaran, tanpa berbicara terlebih dahulu dengan pihak sekolah," tambahnya.
Juli mengakui bahwa insiden ini terjadi akibat miskomunikasi antara pihak sekolah, wali kelas, dan orang tua siswa.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga MI.
Artikel Terkait
Tanpa Gegap Gempita dan Penuh Kesederhanaan, PDI Perjuangan Kalbar Rayakan HUT ke-52
Sudah 80 Tahun Jalani Makan Bergizi Gratis, Jepang Tertarik Dukung Program Presiden Prabowo Subianto di Indonesia
Bertemu Presiden Prabowo Subianto, PM Jepang Shigeru Ishiba Ungkap Ketertarikan Dukung Swasembada Pangan Indonesia hingga Makan Bergizi Gratis
Momen Presiden Prabowo Subianto Sambut Meriah PM Jepang Shigeru Ishiba dengan Pasukan Kehormatan dan 21 Dentuman Meriam
Akui Mobil RI-36 Miliknya, Raffi Ahmad Nilai Gestur Patwal yang Tunjuk Taksi Alphard Bukan Arogan tapi Cemas Bentrok Pengendara Gegara Ini
Guru Besar IPB Bambang Hero Saharjo Dipolisikan karena Dianggap Beri Jawaban Tak Etis Saat Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Timah
Los Angeles Terus Membara ! Pasokan Air untuk Pemadaman Menipis, Tangki Kosong di Hari ke Dua
Menyisakan Puing-puing Hangus, Artis Hollywood Paris Hilton Bagikan Keadaan Rumahnya di Malibu Akibat Kebakaran Hutan Los Angeles
Hiks, Sambil Menahan Tangis ! Nikita Mirzani Beri Pesan Haru untuk Lolly
TAP MPRS Dicabut, Megawati Ucapkan Terima Kasih pada Presiden Prabowo Subianto yang Pulihkan Nama Bung Karno