"Ketika terjadi di dalam rumah, pelaku mengunci pintu kemudian melakukan mendekati korban, mencium leher, dan sebagainya," tambah Fajar.
Korban sempat mengancam akan melaporkan perbuatan tersebut ke pihak berwajib malam itu juga, namun pelaku tetap melanjutkan tindakannya.
Hingga akhirnya, korban berhasil melawan dan menendang pelaku sebelum keluar dari kamar.
Setelah peristiwa itu, laporan resmi dibuat dan penyelidikan dimulai. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan maraton terhadap MSF sejak Rabu 16 April 2025, hingga akhirnya statusnya resmi menjadi tersangka.
"Yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka, setelah penyelidikan maraton sejak tersangka ditangkap kemarin," ungkap Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin pada Kamis, 17 April 2025.
Joko menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan MSF sebagai tersangka.
Meski belum merinci bukti tersebut, ia menegaskan bahwa proses hukum akan berlanjut dengan memeriksa lebih banyak saksi, termasuk dari pihak klinik.
"Dalam proses penyelidikan, kami melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, baik dari korban, wakil direktur klinik, hingga perawat, dan lainnya. Hari ini, tadi dari Majelis Disiplin Profesi (MDP) sudah melakukan pemeriksaan terhadap MSF dan juga mengecek lokasi kliniknya," terang Joko.
(*)
Artikel Terkait
Diklaim BMKG Sebagai Penyebab Gempa di Bandung dan Garut, Apa itu Sesar Garsela ? Warga Diimbau Waspada, Pernah 3 Kali Terjadi pada Tahun Berbeda
Tak Hanya Bentuk Tim Khusus, Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut
Bagaimana Respons DPR RI Terkait Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut ? Ahmad Sahroni Bilang Hal Ini
Waduh Terungkap ! Apakah Pemain Lama ? Dinkes Garut Ungkap 2024 Pernah Terima Dugaan Laporan Pelecehan Seksual oleh Dokter Kandungan yang Lagi Viral
Speak Up Korban Dokter Kandungan di Garut yang Lagi Viral ! Lakukan Dugaan Pelecehan Seksual saat USG, Ternyata Pernah Ancam Hal Ini
Viral Dokter Kandungan Lecehkan Pasien di Garut, Ini Permintaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke IDI