Sering Beraksi Brutal, TNI Tembak Tokoh OPM Enos Tipagau di Kampung Baitapa Distrik Baitapa Kabupaten Intan Jaya

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Minggu, 6 Juli 2025 | 13:54 WIB
Tokoh OPM Enos Tipagau tewas ditembak TNI di Kampung Baitapa, Distrik Baitapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu 5 Juli 2025. Ia adalah Komandan Batalyon Kodap VIII Soanggama. (Kalimantansatu.com/Dok. Puspen TNI)
Tokoh OPM Enos Tipagau tewas ditembak TNI di Kampung Baitapa, Distrik Baitapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu 5 Juli 2025. Ia adalah Komandan Batalyon Kodap VIII Soanggama. (Kalimantansatu.com/Dok. Puspen TNI)

KALIMANTANSATU.COM - Satuan gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melumpuhkan tokoh separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Enos Tipagau lewat operasi terukur di Kampung Baitapa, Distrik Baitapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu 5 Juli 2025.

Enos Tipagau adalah Komandan Batalyon Kodap VIII Soanggama.

Ia dilumpuhkan karena sering berbuat brutal, bahkan membahayakan nyawa masyarakat Papua.

“Tindakan biadab mereka bukan hanya mengancam keamanan nasional, tetapi juga menghancurkan masa depan masyarakat Papua itu sendiri,” tegas  Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangannya di Cilangkap Jakarta Timur, Sabtu 5 Juli 2025.

Baca Juga: Viral Ancaman Pembakaran Sekolah yang Melaksanakan Makan Bergizi Gratis di Papua oleh OPM, Menhan: Tak Peduli Isu Politik, Ini Kemanusiaan

Kapuspen TNI mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, aparat TNI mengejar Enos Tipagau ke arah ketinggian yang digunakan sebagai jalur pelolosan.

Sejumlah barang bukti diamankan dari Tokoh OPM Enos Tipagau.
Sejumlah barang bukti diamankan dari Tokoh OPM Enos Tipagau. (Kalimantansatu.com/Dok. Puspen TNI)

Pada pukul 07.16 WIT, prajurit TNI berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target, Enos Tipagau tewas di lokasi.

"Tidak ada korban dari pihak TNI, maupun masyarakat sipil," timpalnya.

Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi operasi.

Diantaranya enam anak panah, satu busur panah, dua unit telepon genggam, satu speaker, satu noken, satu kalung, dan satu bendera Bintang Kejora.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi berharap, tewasnya Enos Tipagau menjadi momentum penting dalam melemahkan jaringan teror bersenjata Kodap VIII Soanggama.

Sekaligus membuka ruang damai dan percepatan pembangunan di tanah Papua.

Keberhasilan ini, terang dia, merupakan bagian dari konsistensi TNI dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X