Baru Diluncurkan ! Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Apa Saja 4 Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meluncurkan Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan di Jakarta, pada Senin (22/6/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meluncurkan Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan di Jakarta, pada Senin (22/6/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Bank Indonesia)

Apa Saja 4 Program Unggulan Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu Tahun 2026 ?

Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu selaras dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan daya saing UMKM, perluasan akses ekonomi dan keuangan, serta penciptaan lapangan kerja.

Program ini dirancang secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari penguatan kapasitas kewirausahaan, pendampingan usaha, inovasi produk, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar ekspor untuk mencetak wirausaha baru yang produktif dan berdaya saing. 

Sebagai informasi, ada empat program unggulan sebagai bagian dari Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu pada tahun 2026. Berikut ini diantaranya: 

1. Cangkir Barista

Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri kopi dari hulu ke hilir, melalui fasilitasi sertifikasi internasional kepada 400 barista hingga pendampingan usaha membuka usaha kedai kopi.

Para barista ini diharapkan dapat mengembangkan ekosistem kopi yang terhubung dengan para petani kopi dalam negeri dan importir kopi luar negeri.

2. Citra Nusa

Program ini bertujuan agar UMKM wastra Indonesia semakin kuat di pasar ekspor dan menyerap tenaga kerja yang lebih besar.

Penguatan kapasitas teknis, kapasitas kewirausahaan dan inovasi desain produk kepada 300 pelaku UMKM diharapkan memperluas peluang menembus pasar global.

3. Air Berkah Indonesia

Program ini mendorong kemandirian ekonomi pesantren dengan melakukan pengolahan usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berbasis sumber daya lokal.

Program ini menargetkan 200 pesantren pada 2026.

4. Tani Berkah Indonesia

Melalui pemanfaatan teknologi greenhouse, program Tani Berkah Indonesia diharapkan dapat mendorong produksi dan keekonomian hasil pertanian pesantren, penyerapan tenaga kerja serta pada akhirnya turut menjaga ketahanan pangan daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Sumber: Bank Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X