KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai mencermati sejumlah laporan yang disampaikan pelaku industri dan asosiasi terkait gangguan pasokan gas pada program subsidi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
Aduan tersebut disampaikan melalui Pusat Krisis Industri Pengguna HGBT yang dibentuk sebagai wadah pelaporan masalah pasokan gas.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, mengatakan sudah ada sepuluh laporan yang diterima pihaknya.
“Ada 10 pengaduan yang masuk kepada kami, baik dari industrinya langsung maupun dari asosiasi industri," kata Febri di Tangerang, Banten, pada Kamis 21 Agustus 2025.
"Kami akan mencermati lebih dalam pengaduan yang masuk kepada kami,' lanjutnya.
Menurut Febri, Kemenperin membuka pintu seluas-luasnya bagi industri penerima HGBT untuk melaporkan jika mengalami kendala pasokan gas.
Ia juga meminta produsen gas agar tidak melakukan pembatasan yang merugikan dunia usaha.
“Sekali lagi bahwa krisis ini sangat-sangat berdampak terhadap industri manufaktur," tegas Febri.
"Terutama bagi industri manufaktur, terhadap citra iklim investasi, terhadap proses produksi, dan juga terhadap peningkatan lapangan kerja,” imbuhnya.
Pusat Krisis Industri Pengguna HGBT sendiri dibentuk sebagai respon cepat atas keresahan pelaku usaha.
Hal ini menyusul beredarnya surat dari produsen gas yang menyebut adanya rencana pembatasan pasokan hingga 48 persen.
Kemenperin menilai keberadaan pusat pengaduan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi investasi manufaktur.
Saat ini, tujuh subsektor industri yang menjadi penerima manfaat HGBT meliputi industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, gelas kaca, serta sarung tangan karet.
Artikel Terkait
41 Persen Perusahaan PHK Massal hingga 2030, Dampak AI yang Kian Marak Dipakai Dunia Kerja Global
Apa itu Satu Data Indonesia ? Disebut-sebut sebagai Proyek Besar Indonesia, Menkomdigi Meutya Hafid Ungkap Tujuannya
Munculkan Nuansa Bold ! Berikut Ini Rekomendasi Parfum Woody untuk 'Wangi Pria Mapan'
Apa itu Perusahaan Tercatat di Bursa Saham ? Pahami Sob, Ada 12 Sektor Industri Utama Dalam Daftar IDX Industrial Classification atau IDX-IC BEI
Terjadi Volatilitas Harga Saham CENT ! Apakah Ada Aksi Korporasi ? Manajemen PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk Beri Penjelasan Surat BEI
Kinerja Seskab Teddy Indra Wijaya Dipuji, Pengamat Politik Nilai Paling Paham Arah Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Hendak Tekan Harga Properti, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Subsidi Tanah Gantikan Subsidi Perumahan. Maksudnya ?
Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Dipasang Banyak Alat Medis ! KPK Ungkap Kondisi Kesehatan Noel Ebenezer Terkini
Jembatan Timbang Segera Dihapus Kemenhub, Siapkan Teknologi Ini untuk Pantau Truk ODOL
Presiden Prabowo Subianto Siapkan Rp1.376 Triliun untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Tahun 2026 Mendatang, Apa Saja ?