Gaza akan diubah menjadi kota pelabuhan modern dengan delapan kota satelit yang ditenagai kecerdasan buatan (AI).
Tidak hanya itu, rencana AS itu juga menyebut akan membangun sebuah taman manufaktur bernama “Elon Musk” di bekas zona industri Erez.
Kawasan tersebut sebelumnya dibangun dengan dana Israel untuk memanfaatkan tenaga kerja murah Palestina, namun akhirnya dihancurkan militer Israel.
Meski begitu, belum jelas terkait proposal ini mencerminkan kebijakan resmi AS. Baik Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri AS menolak memberi komentar atas bocoran tersebut.
Di sisi lain, rencana itu dinilai sejalan dengan pernyataan Donald Trump sebelumnya yang ingin “membersihkan” Gaza dan membangun ulang wilayah tersebut.
Tuai Kecaman Internasional
Perihal "Gaza Riviera" yang digagas Trump, hal itu kini menuai kecaman dari komunitas internasional.
Direktur Eksekutif Trial International, Philip Grant menyebut proposal itu sebagai upaya terselubung melakukan deportasi massal.
“Ini adalah cetak biru untuk deportasi massal, yang dipasarkan sebagai pembangunan,” ujar Grant dikutip dalam laporan yang sama.
Grant menegaskan, rencana semacam itu berpotensi menjadi contoh nyata kejahatan internasional. Ia menyebut pemindahan paksa penduduk, rekayasa demografi, dan hukuman kolektif masuk dalam kategori kejahatan terhadap kemanusiaan.
“Hasilnya? Sebuah kasus buku teks tentang kejahatan internasional dalam skala yang tak terbayangkan,” kata Grant.
“Siapa pun yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek seperti ini, termasuk pihak swasta, bisa menghadapi tanggung jawab hukum selama beberapa dekade ke depan,” tegasnya.
(*)
Artikel Terkait
Inilah 5 Blunder saat Teken Asuransi Jiwa ! Bisa Jadi Bom Waktu bagi Finansial Fren, Salah Satunya Sepelekan Tanggungan
Kerugian Fasum DKI Capai Rp50 M Akibat Demo, Mendagri Tito Karnavian Paparkan Kerusakan Gedung DPRD di Makassar-Jambi
CEO Tim Cook hingga Jensen Huang Bicara Industri Teknologi Ubah Cara Pandang Anak Muda terhadap Gelar Kuliah, Apa itu ?
Kalbe Farma Rencana Beli Saham Kembali Rp250 Miliar, Cek Bocoran Periode Jadwal Buyback KLBF
Bank CIMB Niaga (BNGA) Catat Laba Bersih Bank Only Rp443 Miliar pada Juli 2025, Apa Penyebab Penurunan ?
Terbitkan Saham Baru Rp1,9 Triliun ! PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Suntik Modal Rp237 Miliar ke PT Kalimantan Aluminium Industry untuk Smelter
Rally Sepekan Terakhir, Harga Emas Cetak Rekor All Time High Baru di 3.508,73 dolar AS per troy ounce pada Perdagangan Intraday 2 September 2025
Kabar Saham Hari Ini 3 September 2025 : Ada Berita Kerja Sama PYFA, Diversifikasi Bisnis PTPP, Obligasi Anak Usaha DOID Hingga Joint Venture DSSA
Bikin Kesal Aja Nih ! Aplikasi Byond Error, Nasabah Bank BSI Kesulitan Transaksi karena Uang Tertahan
Biaya Perbaikan Imbas Kerusakan Gedung DPRD hingga Fasum Sentuh Rp900 Miliar, Kementerian PU Target Rampung dalam 6 Bulan