Tapi Anda tetap tidak menolak ide pembangunan kereta cepat itu sendiri?
Tidak. Saya tidak menolak idenya. Di banyak negara, proyek seperti ini memang tidak menguntungkan secara komersial dan umumnya disubsidi negara. Bedanya, dulu pemerintah menegaskan tidak akan menggunakan dana APBN untuk proyek ini. Kalau sekarang akhirnya harus disubsidi, katakan dengan jujur dan transparan kepada publik. Masyarakat bisa memahami jika alasannya logis dan terbuka. Tapi kalau disembunyikan, kepercayaan publik justru akan hilang.
Menurut Anda, ke mana arah ekonomi pemerintahan Prabowo ke depan?
Saya optimistis. Pak Prabowo serius membangun kemandirian ekonomi nasional. Beliau ingin memperkuat industri dasar, pangan, dan energi
Tapi semua itu butuh konsistensi, tidak bisa hanya dari kebijakan moneter atau fiskal. DPR siap mengawal agar setiap rupiah uang rakyat benar-benar bekerja untuk rakyat.
Terakhir, apa makna keuangan negara bagi Anda pribadi?
Bagi saya, ekonomi itu soal keseimbangan. Uang harus bergerak, tapi keadilan sosial tidak boleh hilang. Negara harus hadir untuk menolong yang lemah, tapi tidak boleh mematikan dinamika pasar.
“Di situlah letak ekonomi Pancasila — negara hadir tanpa menindas pasar, dan pasar tumbuh tanpa mengkhianati rakyat.”
(*)
Artikel Terkait
Ini Alasan Madu Bisa Menjadi Menu Pendamping MBG Menurut Kementerian UMKM
Apa itu Kumitra (Kemudahan Usaha Mikro Bermitra) ? Menteri Maman Abdurrahman Anggap Sebagai Langkah Strategis untuk UMKM
Era Transformasi Ekonomi Global, Ini Pesan Airlangga Hartarto untuk Generasi Muda agar Mampu Bersaing
Bali Dinobatkan Sebagai Pulau Terbaik di Asia dan Masuk Daftar 10 Pulau Terbaik Dunia ! Bersanding dengan Langkawi, Boracay & Phú Quoc
Prabowo Subianto Anggap Program Desa Nelayan Bisa Naikkan Pendapatan 100 Persen, Pemerintah Bangun Dermaga dan Siapkan Cold Storage
Presiden Prabowo Subianto Minta Kemendiktisaintek Cari 2.000 Profesional Muda Siap Kerja di BUMN dan Swasta
TNI Tembak Mati 14 Anggota OPM di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah
Skandal Culas BBM Seret Nama Vale Indonesia, Adaro dan PAMA ! Pengamat Nilai Negara Bisa Tagih Kelebihan Selisih Harga
Uji Coba Bansos Digital Nasional Dilakukan di Banyuwangi, Peluncuran Secara Nasional Ditargetkan Mei 2026
Dana MBG Tidak Terserap Bakal Ditarik Menkeu Purbaya, BGN Jamin Rp71 Triliun Habis di Akhir 2025. Apakah Bisa ?