Lekat dengan Gaya Koboy yang Ceplas-ceplos, Menkeu Purbaya Pikat Kepercayaan Publik dan Dinilai Bikin 'Baku Tikam' Pejabat Lain

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:38 WIB
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @purbayayudhi_official)
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @purbayayudhi_official)

"Tapi justru ini berhasil mengembalikan sentimen masyarakat. Pemerintah justru sekarang stabil lagi,” jelasnya.

Purbaya menegaskan, stabilitas pemerintahan kini berada dalam posisi baik di mata publik.

“Jadi stabilitas pemerintahan amat baik di mata masyarakat kecuali di mata orang itu ya. Kenapa? Karena daya belinya juga membaik,” tegasnya.

Purbaya mengaitkan naiknya kepercayaan publik dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

Bagi dia, pemulihan ekonomi menjadi faktor utama dalam menjaga legitimasi pemerintah di mata rakyat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Tindak Tegas Praktik Impor Pakaian Bekas Demi Lindungi Industri Tekstil Lokal, DPR Beri Dukungan !

Soal Daya Beli dan Kepercayaan Publik

Dalam penjelasannya, Purbaya menegaskan adanya hubungan erat antara kondisi ekonomi dengan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Menkeu RI itu menyebut, penurunan kepercayaan biasanya terjadi ketika ekonomi sedang melemah, sementara dukungan publik meningkat saat daya beli membaik.

“Sepertinya saya koboy, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah itu juga atas perintah Bapak Presiden," terang Purbaya.

"Jadi saya tidak berani gerak sendiri. Jangan dianggap saya koboy, saya perpanjangan tangan dari Bapak Presiden,” pungkasnya.

Kritikan dari Hasan Nasbi

Sebelumnya, Hasan Nasbi mengingatkan agar Purbaya berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Kala itu, mantan Kepala Komunikasi Istana RI itu menilai gaya komunikasi yang terlalu keras bisa memunculkan kesan saling serang di antara pejabat pemerintah.

Baca Juga: Bagaimana Kelanjutan Nasib Utang Whoosh ? Danantara Ungkap Siap Negosiasi ke China dan Targetkan Kesepakatan Rampung, Begini Respons Menkeu Purbaya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X