“Kemudian setelah diinterogasi dari sopir D diinformasikan masih ada 2 truk lagi yang akan masuk,” ujar Edy.
Informasi itu kemudian membawa tim ke area pergudangan PT RPD di Padalarang, Bandung Barat, tempat 2 truk tambahan ditemukan.
Sopir dan pemilik barang ikut diamankan, termasuk seorang yang diduga bertanggung jawab berinisial IR.
Gelombang kedua penindakan terjadi pada 16 November 2025, penyelidik mendapati 2 truk di Km 19 Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Penggeledahan menemukan 232 balpres tambahan yang langsung disita.
“Saat ini masih berproses termasuk diduga pemilik asal barang, kalau dari keterangan saksi kemudian ada juga dari BB itu ada dari Korsel, termasuk China dan Jepang,” jelas Edy.
'Jalur Tikus', Jadi Celah Masuk Balpres Ilegal
Penyelidikan polisi ikut mengarah pada dugaan keberadaan 'jalur tikus' yang dinilai kerap dimanfaatkan pemasok untuk memasukkan balpres tanpa terdeteksi Bea Cukai.
Edy menyebut, modus ini diyakini menjadi celah yang sudah lama dipakai jaringan penyelundup.
“Peredaran barang-barang yang seperti ini tentunya dilarang, banyak juga yang beredar dari jalur tikus dan itu merupakan salah satu modus operandi,” ujar Edy.
Edy mengatakan pihaknya masih mendalami dari mana jalur masuk utama barang-barang ini.
Dalam pemeriksaan, pelaku bahkan melempar informasi ke seseorang berinisial A di Surabaya, namun polisi belum berhenti pada temuan itu.
Polda Metro Jaya menegaskan akan memperkuat koordinasi baik dengan Bea Cukai maupun kepolisian daerah lain.
Edy memastikan, seluruh barang bukti nantinya akan dimusnahkan sesuai ketentuan.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Boy Thohir Borong 3,1 Juta Lembar Saham Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) dalam 3 Hari Transaksi di Pasar Reguler
Hampir Sepekan Tanpa Penjelasan, Penyebab Meninggal Dirut BJB Yusuf Saadudin Belum Diungkap ! Publik Menanti di Tengah Viral Rumor Kena Bola Golf
Kisah Misteri Kematian Dirut BJB Yusuf Saadudin ! Meninggal Dunia Jelang RUPSLB di Desember 2025, Diduga Sempat Kena Bola Golf yang Dipukul Rekannya
Maluku Utara Darurat Tata Kelola Tambang ! Laporan JATAM Bongkar Konflik Kepentingan, Kriminalisasi Warga, Kerusakan Lingkungan dan Perang Korporasi
Kabar Saham Hari Ini: Red Planet Indonesia (PSKT) Lanjutkan Peremajaan Aset Sebagai Strategi Jangka Panjang di Jaringan Monoloog Hotels & Hotel Pusako
Kabar Saham Hari Ini : Ashmore Asset Management Indonesia Lanjutkan Buyback Saham AMOR Mulai 21 November 2025, Sampai Kapan Batas Tanggal Terakhirnya?
Kabar Saham Hari Ini : Grup Sampoerna Lepas Kepemilikan 65,72% Sampoerna Agro ! Twinwood Family Holdings Limited Jual Saham SGRO ke AGPA Pte Ltd
Kabar Saham Hari Ini : Mohammad Jusuf Hamka Borong Saham CMNP Sebanyak 634 Juta Lembar, Tegaskan Sebagai Pengendali Citra Marga Nusaphala Persada
Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha Bumi Resources (BUMI), Kaltim Prima Coal (KPC) Raih 6 Penghargaan Bergengsi di ICEA 2025
Ada Program Diskon Tiket Transportasi Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ! Cek Besaran Diskon Tiket Pesawat, Kereta Api Hingga Kapal Laut