Kementerian Pertanian (Kementan)menilai capaian ini tidak terlepas dari konsistensi pelaksanaan berbagai program strategis pertanian yang terus diperkuat sepanjang 2025. Program tersebut antara lain perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman, optimalisasi lahan pertanian, serta penguatan sarana dan prasarana produksi seperti penyediaan benih unggul bermutu, pupuk, alsintan, dan dukungan mekanisasi pertanian.
Ke depan, Kementan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan produksi padi dan beras nasional guna memastikan ketersediaan pangan strategis, mendukung pengendalian inflasi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
(*)
Artikel Terkait
Pendapatan Bersih GLOB Turun Drastis dari Rp149,39 M ke Rp39,6 M ! Bos Globe Kita Terang Beberkan Penyebabnya dan Strategi Tahun 2026
FOLK Masih Rugi ! Beban Umum dan Administrasi Tak Sebanding Penjualan, Bos Multi Garam Utama Ungkap Strategi Agar Bukukan Laba Bersih
Optimisme WMPP Kala Proyeksi Konsumsi Daging Nasional Meningkat, Bos Widodo Makmur Perkasa Bocorkan Target Kinerja 2026
4 Cara Menentukan Resistance Saham Sebelum Membeli Untuk Trader dan Investor, Wajib Paham Sob
Ada Happy Hapsoro, Bakrie dan Haji Isam ! Mengintip Signifikannya Kenaikan Saham Terafiliasi 3 Konglomerasi Baru di IDX Tahun 2025
Dicecar BEI ! Bos Kioson Komersial Indonesia (KIOS) Bongkar Alasan Tingginya Nilai Jaminan untuk PT Jaring Logistik Indonesia
BCA Finance Limited Dilikuidasi di Hong Kong, Manajemen BBCA Jelaskan Penyebabnya
Capaian Strategis Pengembangan SDM, IFG Corporate University Dapat Akreditasi Global EFMD–CLIP dalam Lima Tahun Sejak Berdiri
Berapa Nilai Tukar Petani Nasional 2025 Secara Kumulatif ? Dianggap Menguatkan Posisi Tawar Petani dan Sektor Pertanian, BPS Beberkan Datanya
Produksi Jagung Nasional Tahun 2025 Meningkat, Naik Signifikan Hampir 1 Juta Ton Dibandingkan 2024