Dari sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto diperkirakan tumbuh 6,3 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025, lebih tinggi dibandingkan 5,0 persen pada kuartal sebelumnya.
Andry menyebut tren ini sebagai sinyal positif.
“Dari sisi investasi, lonjakan impor barang modal dan mulai pulihnya sektor konstruksi menjadi sinyal positif menguatnya pembentukan modal tetap bruto,” jelasnya.
Impor barang modal tercatat tumbuh sekitar 22,9 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025, mencerminkan meningkatnya aktivitas investasi di sektor produktif.
Pemulihan juga terlihat pada penjualan semen yang tumbuh 0,8 persen setelah sebelumnya mengalami kontraksi.
Sementara itu, kinerja sektor eksternal diperkirakan mengalami moderasi.
Pertumbuhan ekspor diproyeksikan melambat menjadi 4,2 persen secara tahunan, sedangkan impor meningkat lebih cepat sebesar 7,2 persen seiring kuatnya permintaan domestik.
Meski kontribusi ekspor neto terhadap pertumbuhan menurun, Andry menilai kondisi tersebut masih mencerminkan ekonomi yang sehat.
“Meski kinerja sektor eksternal cenderung melambat, peningkatan impor mencerminkan kuatnya permintaan domestik dan aktivitas ekonomi di dalam negeri,” katanya.
Ke depan, pelaku pasar menantikan rilis resmi data pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik. Data produk domestik bruto kuartal IV 2025 dan realisasi penuh tahun 2025 dijadwalkan diumumkan pada 5 Februari 2026.
Rilis tersebut akan menjadi konfirmasi akhir atas proyeksi Bank Mandiri sekaligus gambaran nyata arah ekonomi Indonesia memasuki tahun berikutnya.
(*)
Artikel Terkait
IHSG Anjlok Efek MSCI, M Hanif Dhakiri Anggap Alarm Serius Bagi Sektor Keuangan Nasional : "Masalah Struktural Harus Dibenahi"
Anak Perusahaan DAAZ Tandatangani Framework Agreement Dengan Antam dan HYD Investment Limited untuk Pengembangan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Imbau Waspada Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak, Akui Sejumlah Tantangan Subsektor Peternakan Nasional
OJK Limpahkan Berkas Kasus Pinjaman Daring PT Crowde Membangun Bangsa ke JPU, Ada Dugaan Pencatatan Palsu Dana Lender Kepada 62 Mitra Fiktif
Apa itu Parabolic SAR ? Dianggap Peta Harta Karun bagi Trader Saham, Ketahui Manfaat dan Cara Kerjanya
Menyeluruh ! Intip 8 Rencana Aksi Cepat Reformasi Pasar Modal Indonesia yang Bakal Dilakukan oleh OJK agar Kredibel dan Investable
Perkuat Integritas Pasar Modal Indonesia ! Tak Hanya Soal Free Float, Pemerintah Indonesia Tegaskan Tidak Ada Toleransi Praktik Manipulasi Harga Saham
UKP Mendengar : Wakil Ketua ICCN Raffi Ahmad Kunjungi Subang, Bawa Harapan Baru bagi Ekraf Lokal
Alfamart Tambah Investasi Saham Rp35 M di PT Lancar Wiguna Sejahtera, Manajemen Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) Ungkap Tujuannya
Ada Rencana Buyback Saham IMPC Rp500 M, Begini Penjelasan Manajemen Impack Pratama Industri