KALIMANTANSATU.COM, TASIKMALAYA - Komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat, menyambut positif rencana gentengnisasi yang akan digulirkan Presiden Prabowo Subianto.
Program gentengnisasi nasional itu dinilai berpotensi menggeliatkan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin genteng di wilayah tersebut.
Pembina Komunitas UMKM Jabar Juara Sejahtera (JJS) Edy Suroso mengatakan program gentengnisasi menjadi bukti komitmen Prabowo dalam mendorong ekonomi masyarakat kecil.
Baca Juga: MBG Prasmanan di Sukabumi Ciptakan Kebersamaan di Sekolah, Siswa Gembira
Ia menilai kebijakan ini juga berpeluang mengangkat nama daerah, khususnya Tasikmalaya dan sekitarnya, sebagai sentra produksi genteng nasional.
"Program gentengnisasi ini memberikan secercah harapan bagi para pengrajin genteng. Genteng adalah bentuk bisnis dari ekonomi kerakyatan dan bagi para pengrajin, hal ini tentu memberikan harapan," ujar Edy, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan sinyal adanya kepastian penyerapan produksi bagi pengrajin genteng tanah liat lokal.
Meski demikian, ia mengingatkan pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri karena skema yang digunakan berpotensi mengedepankan model business-to-government (B2G).
Sebagai pembina UMKM, ia berkomitmen mendampingi pelaku usaha kecil agar memiliki pemahaman bisnis yang lebih matang, terutama terkait legalitas, kontrol kualitas, hingga manajemen perusahaan.
"Jangan sampai niat baik pemerintah hilang dan diambil oleh korporat besar, dan niat baik pemerintah untuk mengangkat ekonomi kerakyatan ini lepas. Itu tentu saja kesalahan pelaku UMKM yang tidak mempersiapkan diri," ujarnya.
Gagasan gentengnisasi pertama kali disampaikan Prabowo dalam pidato di Bogor, Jawa Barat, pada 2 Februari lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengusulkan penggantian atap seng dengan genteng agar hunian masyarakat lebih nyaman.
Prabowo juga menyebut Koperasi Desa Merah Putih dapat dilibatkan dalam proyek ini, termasuk dengan memberdayakan pengrajin genteng di masing-masing daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Tasikmalaya Agus Rudianto menyatakan dukungannya terhadap keterlibatan koperasi dalam menghimpun UMKM untuk memproduksi genteng tanah liat.
Artikel Terkait
Didorong oleh Peningkatan Aktivitas Korporasi, Pasar Properti Jakarta Tetap Stabil dalam Pemulihannya
Menyelaraskan Tradisi dan Modernitas: Shopee Hadirkan Cerita Ramadan Masa Kini Melalui Big Ramadan Sale 2026 (BRS 2026)
Bikin Takjub ! Content Creator Jerhemy Owen Spill Papan untuk Tembok dan Atap Bangunannya yang Terbuat dari Daur Ulang Plastik Sampah Sachet
Terus Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Tapanuli Selatan
[KOLOM OPINI] Paradoks Regulasi 2026 : Ancaman Serius bagi Legalitas BUJK (Badan Usaha Jasa Kontruksi) dan Serapan APBD Daerah
Perkuat Barisan, Dony Ahmad Munir Gabung Gerindra ! Semangat Prabowo Dua Periode Langsung Menggema di Sumedang
Kini Jembatan Apung Penghubung Desa Sawang di Aceh Utara yang Dibangun TNI Hampir Jadi, Masyarakat Tak Perlu Naik Getek dan Bayar Rp20 Ribu Lagi
Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang Bogor, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Diplomasi Ekonomi Harus Untungkan Indonesia
Pakar Militer Anggap Kehadiran Indonesia di BoP Penting Agar Israel Tak Memonopoli Narasi, Ini Penjelasannya
MBG Prasmanan di Sukabumi Ciptakan Kebersamaan di Sekolah, Siswa Gembira