Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mengelola risiko secara terukur sekaligus tetap mengejar pengembalian investasi yang relevan dengan rencana bisnis.
Dalam paparannya, Rocky Tung menekankan bahwa pengelolaan aset dan kewajiban yang efektif merupakan prasyarat utama stabilitas keuangan.
“Pengelolaan aset dan kewajiban yang efektif sangat krusial untuk menjaga kesehatan dan stabilitas keuangan suatu entitas. Kerangka ALM yang komprehensif dalam industri asuransi menitikberatkan pada stabilitas dan profitabilitas jangka panjang dengan menjaga likuiditas, mengelola kualitas kredit, serta memastikan ketersediaan modal operasional yang memadai,” jelas Rocky.
Ia menambahkan, ALM berperan penting untuk memastikan solvabilitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang, mengidentifikasi serta memitigasi risiko utama seperti risiko suku bunga, likuiditas, dan risiko pasar, sekaligus mengoptimalkan imbal hasil berbasis risiko melalui diversifikasi dan penyesuaian durasi aset-liabilitas.
“Melalui ALM, perusahaan dapat memastikan kemampuan memenuhi kewajiban, mengelola risiko suku bunga akibat pergerakan nilai aset dan kewajiban yang berbeda, mengantisipasi risiko likuiditas ketika aset likuid tidak mencukupi, serta memitigasi risiko pasar akibat fluktuasi ekuitas, kredit, maupun nilai tukar. Selain itu, stabilitas keuangan dijaga dengan menyelaraskan arus kas masuk dari aset dengan proyeksi arus keluar klaim dan kewajiban,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, IFG mendorong peningkatan pemahaman mengenai prinsip, tujuan, fungsi, dan jenis ALM, khususnya di sektor asuransi.
Upaya ini diharapkan memperkuat praktik pengelolaan investasi yang sehat, menjaga stabilitas keuangan perusahaan, serta memberikan perlindungan berkelanjutan bagi pemegang polis dan peserta dana pensiun.
(*)
Artikel Terkait
Geliat IFG Dukung Ketahanan Masyarakat : Asuransi, Pilar Proteksi di Tengah Cuaca Ekstrem
Selenggarakan Upacara Hari Bela Negara 2025, IFG Teguhkan Semangat Transformasi dan Pelayanan
IFG Progress Mendorong Penguatan Kebijakan Industri Berbasis Inovasi dalam Forum Dewan Ekonomi Nasional dan LPEM UI
Capaian Strategis Pengembangan SDM, IFG Corporate University Dapat Akreditasi Global EFMD–CLIP dalam Lima Tahun Sejak Berdiri
Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Indonesia Financial Group (IFG) Perkuat Tata Kelola untuk Dorong Customer Centricity dan Transformasi Berkelanjutan di Industri Asuransi Nasional
Perkuat Literasi Risiko Nasional, IFG Dorong Asuransi sebagai Instrumen Mitigasi yang Dibutuhkan Masyarakat
Transformasi Digital IFG Catat 500 Ribu Pengguna, Ekosistem One by IFG Perluas Akses Layanan Keuangan Terintegrasi Nasional
IFG Progress Menilai Kenaikan Batas Investasi Saham bagi Industri Asuransi Perlu Diiringi Penguatan Tata Kelola dan Disiplin Manajemen Risiko
Tampilkan Karya Terbaik ! Pameran Foto IFG Bertajuk #MelayaniSepenuhHati dalam Rangka Hari Pers Nasional 2026