Apa Dampak Perang AS vs Iran bagi Ekonomi Indonesia ? Begini Pendapat Pengamat Ekonomi Noviardi Ferzi

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:35 WIB
ILUSTRASI BENDERA IRAN - Apa Dampak Perang AS vs Iran bagi Ekonomi Indonesia ? Begini Pendapat Pengamat Ekonomi Noviardi Ferzi (Kalimantansatu.com/Dok. IG @SinaDrakhshani)
ILUSTRASI BENDERA IRAN - Apa Dampak Perang AS vs Iran bagi Ekonomi Indonesia ? Begini Pendapat Pengamat Ekonomi Noviardi Ferzi (Kalimantansatu.com/Dok. IG @SinaDrakhshani)

Dampak rambatan juga dinilai akan terasa pada sektor riil. Kenaikan biaya energi dan logistik meningkatkan harga impor pangan dan bahan baku industri. Daya beli masyarakat bisa tergerus, sementara manufaktur menghadapi tekanan margin akibat kenaikan ongkos produksi.

Sementara itu, Noviardi mencatat ekonomi Iran sendiri mengalami kehancuran berat dengan inflasi di atas 40 persen, depresiasi rial mendekati 95 persen, serta hilangnya pendapatan minyak ratusan miliar dolar akibat sanksi dan kerusakan infrastruktur.

Baca Juga: Tianrong Chemical Industry (TDPM) dan Direksi Kena Sanksi Denda OJK Rp6,21 Miliar ! Apa Penyebabnya ?

Di pihak lain, Amerika Serikat juga menghadapi konsekuensi fiskal besar dengan beban perang yang berpotensi menambah utang nasionalnya yang telah melampaui US$35 triliun.

Untuk meredam risiko, Noviardi mendorong pemerintah mempercepat diversifikasi sumber energi, tidak hanya bergantung pada pasokan Timur Tengah, tetapi juga membuka kontrak jangka panjang dengan negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Australia.

Selain itu, penguatan cadangan devisa di atas US$150 miliar serta pemberian stimulus yang lebih terarah seperti bantuan langsung tunai energi bagi kelompok rentan dinilai menjadi langkah realistis.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X