Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Jumat, 6 Maret 2026 | 22:14 WIB
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali.

Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, ketersediaan pangan khususnya beras dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Amran menyampaikan bahwa produksi beras nasional antara 2,6 juta sampai 5,7 juta ton per bulan. Di atas konsumsi rata-rata nasional yang sebesar 2,59 juta ton per bulan.

Total ketersediaan beras nasional saat ini mencapai 27,99 juta ton, yang terdiri dari stok Perum Bulog sebesar 3,76 juta ton, stok masyarakat sekitar 12,50 juta ton, serta standing crop atau padi siap panen sebesar 11,73 juta ton.

Di luar produksi yang terus berlangsung, stok yang ada tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan untuk hampir setahun ke depan.

Baca Juga: Pegang Prinsip Politik Bebas Aktif ! Indonesia Tegaskan Netralitas dalam Konflik Timur Tengah Setelah Konflik Amerika Serikat dan Israel vs Iran

“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Amran menjelaskan bahwa produksi beras nasional juga menunjukkan tren yang sangat positif.

Pada periode Januari hingga Mei 2026, produksi beras tercatat mencapai sekitar 16,92 juta ton, dengan rata-rata produksi bulanan berkisar antara 2,6 hingga 5,7 juta ton.

Menurut Amran, tingginya produksi tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian nasional tetap kuat meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global.

Baca Juga: KBRI Arab Saudi Pastikan Beri Akomodasi untuk Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan Akibat Situasi Keamanan Timur Tengah

“Produksi kita tetap terjaga. Bahkan dalam beberapa bulan produksi bisa mencapai 5,7 juta ton, sehingga pasokan domestik sangat kuat,” katanya.

Selain itu, stok beras pemerintah yang dikelola oleh Bulog juga terus meningkat. Saat ini stok Bulog telah mencapai 3,7 juta ton, dan diperkirakan dalam dua bulan ke depan dapat menembus 5 juta ton seiring dengan masuknya hasil panen raya di berbagai daerah.

“Kita perkirakan dalam dua bulan ke depan stok Bulog bisa mencapai 5 juta ton. Ini akan semakin memperkuat cadangan pangan pemerintah,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X