KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan sejumlah investor kini mulai melirik Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik seiring meningkatnya eskalasi geopolitik global.
Menurutnya, para investor menilai Indonesia memiliki daya tarik utama berupa stabilitas politik dan keamanan.
Hal tersebut merupakan kesimpulan dari pertemuannya dengan sejumlah investor yang ingin berinvestasi meski ada dinamika global beberapa waktu lalu.
Dalam sejumlah pertemuan tersebut, ujarnya, para investor berulang kali menyoroti iklim investasi Indonesia yang dinilai sangat kondusif.
Baca Juga: Apa Alasan Prabowo Kunjungi Rusia ? Terungkap Ketika Bertemu Vladimir Putin
"Mereka melihat Indonesia menjadi lebih menarik lagi karena salah satu kekuatan kita, kita selalu bisa menjaga peace dan stabilitas. Jadi stabilitas, baik itu stabilitas secara politik maupun keamanan, dan juga iklim investasi yang terjaga dengan baik," ujar Rosan dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senin (13/4/2026).
Ia melanjutkan, investor asing tersebut menilai stabilitas sebagai faktor penting penentu investasi karena mereka memandang investasi sebagai komitmen jangka panjang
Dalam hal ini, lanjut Rosan, para investor melihat Indonesia berhasil menunjukkan konsistensinya dalam menjaga stabilitas tersebut.
"Jadi kepentingan stabilitas itu menjadi hal-hal yang sangat penting. Dan itu yang dibuktikan oleh Indonesia bahwa kita bisa menjaga stabilitas, itu menjadi hal yang prioritas," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyinggung bahwa meningkatnya minat investor asing ke Indonesia tidak terlepas dari upaya diplomasi ekonomi yang dijalankan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam sejumlah kunjungan kenegaraan, seperti ke Korea Selatan dan Jepang baru-baru ini, Rosan menyebut Prabowo selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan pelaku bisnis setempat.
Dalam forum tersebut, Prabowo disebutnya selalu terbuka terhadap berbagai pertanyaan dan menjelaskan secara transparan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
"Ini sangat membantu memberikan confidence kepada investor bahwa Bapak Presiden itu sangat memahami, sangat juga menguasai keadaan geopolitik dan juga perekonomian di Indonesia, serta langkah-langkah apa yang kita sudah ambil," pungkas dia.
Artikel Terkait
Sedap Nih ! Sigma Energy Compressindo (Sinerco) Bakal Bagi Dividen Saham SICO 2025, Segini Besarnya Per Lembar
Inilah 5 Bukti Pasar Saham Indonesia Makin Transparan dan Sesuai Standar Global! Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi Beberkan Kebijakan Baru, Apa Saja?
Hasil Survei LSI Terbaru: 73,9 Persen Publik Nilai Indonesia Demokratis ! Apa Penilaian Responden ?
Tidak Hanya Ekonomi Saja ! Vladimir Putin Tegaskan Rusia Terbuka Kerja Sama Dengan Indonesia di Berbagai Bidang saat Bertemu Prabowo Subianto
Menko Airlangga Hartarto Klaim Ekonomi Indonesia Tangguh di Tengah Gelojak Global, Jauh Beda dari 1998 dan Bandingkan Defisit Anggaran Negara Lain
Ini Alasan Asian Development Bank (ADB) Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen Tahun 2026 dan 2027 ! Stabil di Tengah Dinamika Global
Terus Kebut ! Melihat Deretan Progres Nyata Reformasi Pasar Modal Indonesia yang Telah Rampung Digarap OJK, BEI Hingga KSEI
Di Tengah Gejolak Global, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Diramal 5,54 Persen ! Ekonom UI Ungkap Hasil Kajiannya
Indonesia Masuk BRICS Dapat Dukungan Rusia, Prabowo Subianto Beri Apresiasi Vladimir Putin di Moskow, Buka Banyak Peluang Kerja Sama
Apa Alasan Prabowo Kunjungi Rusia ? Terungkap Ketika Bertemu Vladimir Putin