Data menunjukkan angka kemiskinan di Kayong Utara mengalami penurunan dari 9,56 persen pada tahun 2020 menjadi 8,75 persen pada tahun 2025.
Kondisi ini menjadi indikator bahwa pertumbuhan ekonomi mulai memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, Romi menyatakan, Pemkab Kayong Utara juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kayong Utara masih berada di bawah rata-rata provinsi, namun meningkat dari 62,66 poin pada 2019 menjadi 67,60 poin pada 2025.
Di sisi lain, tantangan fiskal masih menjadi perhatian mengingat struktur pendapatan daerah yang masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat dan provinsi hingga mencapai 95 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru berkontribusi sekitar 5 persen, sehingga diperlukan terobosan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Romi mengajak seluruh pemangku kepentingan lebih cermat merancang program pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan dalam merumuskan, merancang dan mengimplementasikan program dan kegiatan yang optimal,” tegasnya.
(*)
Artikel Terkait
Mimpi Anak Pengemudi Ojol untuk Kuliah di AS Tetap Hidup Berkat Sekolah Rakyat, Ingin Jadi Data Science Analyst
Manfaat Sekolah Rakyat era Prabowo Subianto, Remaja yang Dulu Harus Kerja Bengkel Kini Dapat Pendidikan Gratis
Sektor Hilirisasi Makin Bergairah Ketika Investasi Asing Kembali Dominan, NEXT Indonesia Center: Sinyal Kuat Kebijakan Ekonomi Nasional di Jalur Benar
Tak Hanya Australia ! India dan Filipina Minat Impor Pupuk Urea dari Indonesia, Menko Airlangga Hartarto Ungkap Hal Ini
Jadi Bukti Nyata Hilirisasi ! Anggap Strategi Pemerintah Buahkan Hasil Investasi Rp498 Triliun di Triwulan I 2026, Ini Analisis NEXT Indonesia Center
Membuka 706 Ribu Lapangan Kerja ! Investasi yang Masuk ke Indonesia Tembus Rp498,8 T di Triwulan I 2026
Tumbuh 8,2% ! Realisasi Investasi Hilirisasi Tembus Rp147,5 T di Triwulan I 2026, Rosal Roeslani Beberkan Rinciannya
Asuransi Bukan Investasi Gaes ! Ini yang Harus Kamu Dipahami Sebelum Membeli Polis
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo Karena Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan
ICCN Bareng Intel, IGVI dan AXIOO Class Program Gelar Pelatihan Eksklusif untuk 158 Guru Vokasi, Sejumlah Skill Ini Dikupas Habis !