Kinerja Solid Perekonomian Indonesia Triwulan I 2026 Tumbuh 5,61 Persen ! Anggap Sesuai Target, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Beberkan Stimulusnya

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 6 Mei 2026 | 19:27 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/5/2026).  (Kalimantansatu.com/Dok. Biro KLI Kemenkeu RI)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Biro KLI Kemenkeu RI)

Baca Juga: Inovasi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Era Digital, Kampung Influencer Cianjur Resmi Diluncurkan Wabup Abi Ramzi

Di sisi produksi, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,04 persen, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Sektor perdagangan, pertanian, konstruksi, serta makanan dan minuman juga menunjukkan kinerja positif, menandakan aktivitas ekonomi yang semakin luas dan merata. 

Menkeu menekankan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil desain kebijakan yang terintegrasi, baik melalui dorongan fiskal maupun penguatan sektor swasta.

Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan dengan memastikan inflasi tetap terkendali di level 2,4 persen. 

Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat mesin pertumbuhan, baik dari sisi konsumsi domestik maupun sektor produksi.

Berbagai stimulus tengah disiapkan, termasuk dukungan terhadap industri manufaktur dan program insentif kendaraan listrik untuk mendorong aktivitas ekonomi pada paruh kedua tahun ini. 

“Pertumbuhan 5,61 persen bukan tiba-tiba saja terjadi, tetapi by design. Ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat,” tegas Menkeu. 

Dengan fondasi yang kuat, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh positif dan semakin resilien meskipun dihadapkan pada ketidakpastian global. 

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X