APBN Cukup Ekspansif Hingga 31 Maret 2026 ! Menkeu Purbaya Ungkap Pendapatan Negara Tumbuh 10 Persen, Realisasinya Tembus Rp574,9 Triliun

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 6 Mei 2026 | 19:36 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Selasa (5/5/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Biro KLI Kemenkeu)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Selasa (5/5/2026). (Kalimantansatu.com/Dok. Biro KLI Kemenkeu)

Sebesar Rp204,8 triliun tersalurkan terutama untuk Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Nonfisik dan Dana Otonomi Khusus, termasuk relaksasi penyaluran dan tambahan alokasi TKD bagi daerah terdampak bencana di Sumatera.

Baca Juga: Inilah 4 Poin Utama Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri, Tak Hanya Revisi UU Saja !

Posisi defisit APBN saat ini masih sangat terjaga, terukur, dan sesuai desain APBN 2026. Pembiayaan anggaran juga dikelola secara prudent, efisien, dan fleksibel mengikuti dinamika pasar keuangan.

“Yang jelas sepanjang tahun (defisit) akan kita kendalikan di bawah 3 persen sesuai dengan desain APBN-nya,” tandas Purbaya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X