Selama mengikuti program, mereka akan menerima pendapatan sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di daerah penempatan, dengan kisaran Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan.
Baca Juga: Pemerintah, DPR, dan Bank Indonesia Duduk Bareng di Rapat Koordinasi Bahas Stabilitas Makroekonomi
Selain menerima penghasilan, lanjut Teddy, peserta juga akan mendapatkan pendampingan dari mentor di perusahaan agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, keberhasilan program mulai terlihat dari capaian angkatan pertama.
Dari lebih dari 102 ribu peserta magang, sekitar 30 persen direkrut menjadi karyawan tetap oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.
"Sesuai data Kementerian Ketenagakerjaan, 30 persen sudah pasti langsung bekerja. Sisanya, dalam waktu dua sampai tiga bulan, akan direkrut oleh perusahaan-perusahaan lainnya," katanya.
Melihat hasil tersebut, Teddy mengatakan pemerintah telah meningkatkan target peserta pada tahun ini menjadi 150 ribu orang.
Program ini juga didukung semakin banyak perusahaan mitra. Pada angkatan pertama, sekitar 8.800 perusahaan dari kalangan BUMN maupun swasta terlibat dalam pelaksanaan program.
"Insya Allah, kita harapkan pada tahun ini angkatan kedua akan lebih banyak. Tentunya semakin banyak, semakin baik," pungkas Teddy.
(*)
Artikel Terkait
Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia Ahmad Najmi Shahab jadi Sorotan, Sebelumnya Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Juga Jabat Komisaris Krakatau Posco
Dorong Visi Future of Work di HP Elevate 2026, HP Hadirkan Inovasi untuk Bantu Masyarakat Indonesia Ubah Potensi AI Menjadi Hasil Nyata
[KOLOM OPINI] Creator Pers: Evolusi Wartawan di Era Attention Economy
1.151 Km Jalan Daerah Dibangun Pemerintah demi Pastikan Pemerataan Ekonomi, Qodari: Menjangkau Pelosok Desa yang Jarang Tersentuh
Lagi ! Pemerintah Tempatkan Dana Kas Rp281 Triliun di Bank-bank BUMN, Demi Jaga Likuiditas dan Pertumbuhan Kredit
Presiden Prabowo Turunkan Harga Gas Industri, Bahlil Lahadalia Tegaskan Demi Jaga Daya Saing Industri dan Tekan Biaya Produksi
Sesuai Arahan Prabowo, Qodari Beberkan Stimulus Ekonomi Semester II untuk Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Tantangan Global
Pemerintah, DPR, dan Bank Indonesia Duduk Bareng di Rapat Koordinasi Bahas Stabilitas Makroekonomi
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo dan Identitas Visual HUT ke-81 RI, Usung Semangat Persatuan dalam Keberagaman
Beri Apresiasi Langkah DPR RI Cari Solusi Pasokan Gas Industri Nasional, Kemenperin Anggap Fasilitasi Sufmi Dasco Cs 'Angin Segar' Sangat Dibutuhkan