ekonomi-bisnis

Promedia Group dan Manava Collective Jalin Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 | 13:30 WIB
Promedia Group resmi menjalin kerja sama strategis dengan Manava Collective untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi, publikasi program sosial, dan kampanye tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). (Dok. Promedia Group)

KALIMANTANSATU.COM – Promedia Group resmi menjalin kerja sama strategis dengan Manava Collective untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi, publikasi program sosial, dan kampanye tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Promedia Teknologi Indonesia dan Yayasan Penghubung Kebaikan Indonesia (YPKI) yang menaungi Manava Collective di kantor Manava Collective, Jalan Bango 2, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Chief Executive Officer PT Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono dan CEO Manava Collective sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Penghubung Kebaikan Indonesia Marisa Thara Wardhani.

Baca Juga: Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu Belum Optimal Karena AGIT, Begini Rekomendasi Kemenperin Supaya Tak Berdampak ke Operasional Industri dan PHK

Kolaborasi ini menjadi langkah awal kedua organisasi dalam mengembangkan berbagai program yang berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan komunikasi dan publikasi berbagai program sosial yang berdampak luas.

CEO PT Promedia Teknologi Indonesia Agus Sulistriyono mengatakan Promedia dan Manava memiliki visi yang sama dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong.

"Promedia dan Manava memiliki visi yang sama, yaitu memberdayakan masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis gotong royong. Selama lima tahun terakhir, kami telah melatih lebih dari 15 ribu peserta agar memiliki keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami percaya kolaborasi ini akan memperluas dampak pemberdayaan, membuka lebih banyak peluang kerja, sekaligus mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri dan produktif," ujar Agus.

Baca Juga: PT Catur Sentosa Adiprana Tbk Siapkan Rp22,7 M untuk Investor, Cek Jadwal Bagi Dividen Saham CSPA 2025

Menurut Agus, Promedia tidak hanya memiliki kekuatan di bidang komunikasi dan jaringan media nasional, tetapi juga telah mengembangkan berbagai program peningkatan kompetensi yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, CEO Manava Collective Marisa Thara Wardhani mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi melalui pendidikan, pelatihan, dan penyaluran kerja.

"Kami memiliki cita-cita agar semakin banyak masyarakat yang bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat. Karena itu, kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membekali mereka dengan berbagai keterampilan dasar agar siap memasuki dunia kerja. Bahkan, kami memiliki perusahaan outsourcing yang menjadi jembatan bagi para peserta pelatihan untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak," kata Thara.

Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang meliputi penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan vokasi, pengembangan kurikulum dan materi pembelajaran, penyediaan tenaga pelatih, pengelolaan program pemberdayaan, publikasi kegiatan, kampanye komunikasi, hingga monitoring dan evaluasi dampak program.

Selain itu, kolaborasi juga membuka peluang sinergi dalam pengelolaan dana CSR dan filantropi, pengembangan platform digital pembelajaran, serta penempatan kerja bagi para peserta pelatihan.

Baca Juga: Kedaung Indah Can Tidak Bagi Dividen Saham KICI ! Inilah Poin-poin Hasil RUPST yang Perlu Diketahui Investor

Halaman:

Tags

Terkini