- Edukasi kebersihan lingkungan di sekolah-sekolah.
- Kampanye edukasi digital dan pelatihan relawan secara konsisten.
- Pengembangan sistem bank sampah serta program adopsi kawasan sungai.
- Penyelenggaraan festival sungai tahunan sebagai model aksi lingkungan yang bisa direplikasi daerah lain.
Inisiator berharap gerakan ini makin meneguhkan posisi Sungai Musi sebagai ruang hidup bersama yang wajib dirawat antar-generasi.
"Ini awal dari budaya baru: budaya menjaga sungai, jantung kota, sebagai bagian dari identitas kota tertua di Indonesia," tutup para inisiator.
(*_*)