"Dari sisi investasi, pemerintah terus mendorong penanaman modal pada sektor hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah juga berkomitmen menuntaskan berbagai hambatan investasi melalui Satuan Tugas Debottlenecking," imbuh dia.
Bocoran Paket Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Semester II
Guna mengawal laju pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026, pemerintah menyiagakan Paket Stimulus Ekonomi bernilai Rp26,34 triliun.
Intervensi kebijakan ini meliputi:
- Penyaluran bantuan pangan bagi 33,4 juta penerima manfaat.
- Pemberian insentif tarif transportasi publik saat masa liburan sekolah serta periode Natal dan Tahun Baru.
- Penyelenggaraan program magang nasional dan pelatihan vokasi bagi tenaga kerja muda.
- Kepastian penahanan harga BBM bersubsidi sampai penutupan tahun.
Dalam jangka panjang, strategi pemerintah difokuskan pada pengembangan industri produktif, akselerasi hilirisasi, penguatan infrastruktur, kedaulatan pangan dan energi, transformasi digital, hingga pengembangan kapasitas SDM.
"Seluruh langkah tersebut akan diiringi dengan kebijakan yang menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat daya saing nasional, serta meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan para investor," pungkas Qodari.
(Uploader: Panji Narendra M.)