ekonomi-bisnis

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% di Q2 2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun demi Jaga Momentum, Qodari Beberkan Intervensi Kebijakan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:42 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyampaikan bahwa penguatan ekonomi nasional saat ini berjalan beriringan dengan penyusutan tingkat pengangguran serta kemiskinan di tanah air. (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)

"Dari sisi investasi, pemerintah terus mendorong penanaman modal pada sektor hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah juga berkomitmen menuntaskan berbagai hambatan investasi melalui Satuan Tugas Debottlenecking," imbuh dia.

Baca Juga: Strategi Mengatasi House Poor: Saat Cicilan Rumah Mencekik Arus Kas! Ketahui Mengapa dan Apa Tanda-Tanda Terjebak Kondisi House Poor

Bocoran Paket Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Semester II

Guna mengawal laju pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026, pemerintah menyiagakan Paket Stimulus Ekonomi bernilai Rp26,34 triliun.

Intervensi kebijakan ini meliputi:

  • Penyaluran bantuan pangan bagi 33,4 juta penerima manfaat.
  • Pemberian insentif tarif transportasi publik saat masa liburan sekolah serta periode Natal dan Tahun Baru.
  • Penyelenggaraan program magang nasional dan pelatihan vokasi bagi tenaga kerja muda.
  • Kepastian penahanan harga BBM bersubsidi sampai penutupan tahun.

Dalam jangka panjang, strategi pemerintah difokuskan pada pengembangan industri produktif, akselerasi hilirisasi, penguatan infrastruktur, kedaulatan pangan dan energi, transformasi digital, hingga pengembangan kapasitas SDM.

"Seluruh langkah tersebut akan diiringi dengan kebijakan yang menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat daya saing nasional, serta meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan para investor," pungkas Qodari.

(Uploader: Panji Narendra M.)

Halaman:

Tags

Terkini